leher yg mane yg pegel sob ?



leher yg mane yg pegel sob ?
FUCKforPEACE



DiSorry, please register/login first to see this linkdisebutkan bahwa fenomena "bulan kembar" ini sudah terjadi sejak 26 Agustus. Tapi kalo di detiknews.com disebutkan bahwa ini cuma "hoax".
Dan sejatinya, fenomena bulan kembar ini jangan dibayangkan ada dua planet yang sama besar dan sama terang seperti bulan purnama sekarang ini sih. Kalau ada dua planet yang sama besar di langit malah kudu was-was, itu planet nanti bakal nabrak bumi ndak?
Tapi memang di sebelah bulan malam ini ada satu bintang yang terang sekali. Kalo menurut Kompas.com, itu adalah planet Jupiter, yang sedang berada di jarak terdekat dengan matahari, sehingga terlihat terang.
Ternyata begitulah kejadiannya...
Alu BSD liked this post.



malah pluto ngumpet kalo ada mickey krn takut di guyur air suruh mandi
tapi takut lagi kalo mickey ketemu mini, sama aja ada seseorang yg kabur kalo ngeliat kaka hihihihihihihihi
FUCKforPEACE



wede smalem ampe pegel leher mo mars ato pluto gak ada yg nongol....![]()
bravo rossonero



keliatan nyambung yak ? hehehehe
persis di tenggara (kanan bawah) bulan ada 1 bintang terang skali tadi malam
sejak kemunculan bulan sampe tenggelemnye itu bintang terang tetep ngikutin
langit cerah sedikit berawan rendah dari jakarta, tim LintasCafe (cie elah) menyuri jalan ibukota, dari arah slipi jakarta barat menuju jakarta pusat memantau & mengamati pergeseran & mencoba meneliti sebagaimana terangnya si "bulan" kembar, ditelusuri hingga jalan utama metropolitas hingga pukul 01 dinihari, berakhir di bakmi lung kee wakakakaka
emang mangsyut hati nyari makan kok
FUCKforPEACE



hoax ya ?
![]()
kalo ada keperluan yang sifatnya urgent, silahkan kirim email ke cafeisme@yahoo.com



Kata berita sich Jupiter, soalnya bintang yg sangat terang kelihatan tidak berwarna merah, kalau Mars asti kelihatan nyala merah...!
Hoax itu apaan sich sob..? Kalau naik kapal mabuk itu yach...?![]()



Yg kemarin2 blm sempat lihat fenomena "Bulan Kembar" bisa lihat di sini
Fenomena
"Bulan Kembar" di Pertengahan Ramadhan
Kamis, 26 Agustus 2010 21:54 WIBSorry, please register/login first to see this image
Bulan purnama ditemani planet yang bersinar.
JAKARTA, KOMPAS.com — Langit malam pertengahan bulan, 16 Ramadan 1431 H yang jatuh pada hari Kamis (26/8/2010) dihiasi fenomena astronomis yang unik. Dari sekitar Jakarta, cuaca sangat cerah sehingga bulan purnama kelihatan begitu terang, apalagi ditemani kerlap-kerlip bintang dan planet.
Ada yang berbeda malam ini. Selain munculnya bulan penuh, hanya sehari usai purnama kemarin, seperti setiap tengah bulan hijriah lainnya, langit malam beberapa minggu ini juga dihiasi planet-planet yang tergolong sangat terang, seperti Yupiter dan Venus. Kedua planet yang tergolong paling terang di antara planet dan bintang di langit muncul bergantian menemani terangnya bulan.
Fenomena tersebut pantas dijuluki "bulan kembar" meski bulan purnama tentu jauh lebih terang dari planet-planet itu. Andai kebetulan langit cerah dan tak tertutup awan tebal, tak lama setelah Matahari terbenam di ufuk barat, langit malam berganti dihiasi terangnya bulan purnama di timur. Di barat, Venus menampakkan cahayanya yang saking terangnya sampai dijuluki sang bintang Kejora.
Venus tak muncul lama karena ia hanya ada sekitar 90 menit sebelum tenggelam. Namun, tak lama kemudian, dari ufuk barat terbit Planet Yupiter sekitar pukul 20.45 saat jaraknya hanya sekitar 6 derajat di bawah bulan.
Jarak rata-rata Yupiter dan Bulan tampak kira-kira hanya setengah kepalan tangan saja. Keduanya akan bergerak selaras ke arah barat dan bisa dilihat sepanjang malam sampai waktu sahur sekitar pukul 03.00, Jumat (27/8/2010).
Malam ini Yupiter yang merupakan planet terbesar di tata surya memang terlihat lebih terang. Saat ini kebetulan planet tersebut sedang di posisi perihelium, jarak terdekat dengan Matahari, sehingga terlihat lebih besar dari Bumi.
Dibanding saat aphlium atau jarak terjauh dengan Matahari, yang terjadi tahun 2005, ukurannya terlihat 11 persen lebih besar dan tingkat keterangannya sampai 1,5 kali lipat dilihat dari Bumi.
Tentu fenomena tersebut hanya kebetulan terjadi pada bulan Ramadan kali ini. Namun, keunikan tersebut tentu pantas diamati meski sekadar disaksikan sekilas saja untuk mengingatkan kita terhadap kebesaran Sang Pencipta. Apalagi kalau Anda punya teleskop, peristiwa ini tentu haram dilewatkan.
Sumber:Sorry, please register/login first to see this link
There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)
Bookmarks