Tengah pekan ini Manchester United akan terlibat duel dengan tim sekota kontra Manchester City. Jelang derby itu Sir Alex Ferguson menebar psy war dengan menyoroti tekanan yang dihadapi City, terkait dengan besarnya pengeluaran klub tersebut terkait dengan gelar yang belum juga datang.

City of Manchester Stadium akan menjadi medan pertarungan sengit antara City kontra MU, Kamis (11/11/2010) dinihari WIB. Sengit, karena kedua tim kini sama-sama menghuni papan atas, MU di posisi dua dan City di peringkat empat, dengan selisih tiga angka saja.

Saat ini Carlos Tevez cs tengah melaju dengan cukup baik setelah sebelumnya melakukan belanja besar-besaran di bursa transfer musim panas, sebuah aktivitas yang belakangan memang jadi semacam rutinitas untuk klub tersebut.

Fergie mengakui kalau City memang sudah menjadi salah satu tim pengejar gelar, tapi pengeluaran besar The Citizens plus fakta bahwa mereka sudah lama tak pernah meraih gelar penting, akan memberikan tekanan tersendiri untuk mereka.

"(Start bagus City musim ini) jelas menambah sengit (persaingan). Saya pikir itu tak diragukan lagi. Kita tahu uang yang mereka keluarkan tidak sedikit, mereka menambah lima atau enam pemain lagi di musim panas, dan mereka akan terus melakukannya sampai meraih sesuatu," kata Fergie kepada Inside United yang dikutip Sporting Life.

"Anda tahu akan seperti itu dan Anda harus mengatasinya. Mereka ada di atas sana dan Anda tak sabar menanti sampai (laga) besok ketika ada sesuatu yang penting di hari itu. Saya yakin mereka juga memikirkan hal serupa," beber manajer MU asal Skotlandia itu.

Manajer City saat ini, Roberto Mancini, didapuk untuk menggantikan Mark Hughes yang dinilai gagal mengantar klub itu menuju sukses. Tekanan kini ada di pundak Mancini untuk mengakhiri puasa gelar City, yang kali terakhir meraih gelar penting adalah pada tahun 1976 lalu dengan menjadi juara Piala Liga Inggris.

detik