Kita seringkali mengutuk kemacetan lalu lintas Jakarta yang makin parah ini. Begitu juga kita mengumpat banjir yang makin sering.
Tapi yen tak pikir-pikir, di balik semua itu ada berkahnya loh...
Pertama, kita jadi terlatih untuk mengatur/memenej waktu dengan mempertimbangkan rute yang akan dilewati, jamnya, dan potensi kemacetan. Kita jadi tahu jam berapa kita harus berangkat.
Kedua, kita juga jadi super siaga saat melihat awan tebal sudah menggantung. Otomatis di otak langsung terpikir dua hal: banjir dan, lagi-lagi, macet. Kita juga langsung kepikiran soal waktu tempuh dan semua kemungkinan macet dan banjir di jalan.
Nah, blessed in disguise 'kan?







Reply With Quote



Bookmarks