Sorry, please register/login first to see this image
Raoul Moat memicu perburuan besar setelah membunuh mantannya. Setelah seminggu buron, dia bunuh diri karena dipojokkan oleh polisi. Halaman FB-nya kini ikut hilang.
Halaman pendukung Moat telah menghilang pada Kamis dan tidak diketahui siapa yang menghapusnya. Pada hari itu Facebook menolak permintaan politisi Inggris untuk menghapusnya.
Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan dia tidak memahami bagaimana bisa ada yang bersimpati pada seorang pembunuh.
Seperti dikutip dari Yahoo News, Moat yang pernah jadi tukang pukul ini telah menarik lebih dari 38 ribu fans dan mendapat dukungn. Tapi banyak politisi yang marah atas penghargaan pada pembunuh itu.
Perdana Menteri Inggris David Cameron mengutuk curahan simpati terhadap pembunuh itu dan meminta pihak berwajib untuk menghapus halaman tersebut meskipun pihak Facebook tidak menyetujuinya.
Juru bicara Cameron, Steve Field mengatakan pemerintah telah berbicara dengan Facebook tentang halaman “R.I.P. Raoul Moat You Legend” tapi tidak meminta untuk menghapusnya.
“Aku tidak bisa memahami simpati publik untuk orang ini,” kata Cameron di House of Commons (DPR Inggris) pada Rabu. “Jelas Raoul Moat adalah pembunuh, titik, akhir cerita.”
Moat memicu perburuan terbesar polisi Inggris setelah insiden penembakannya di bagian timur laut Inggris dan mengacaukan media. Pada pelariannya dia menyatakan “perang” pada polisi dan berjanji “aku tidak akan berhenti sampai mati.”
Dia terpojok pada Jumat di tepi sungai selama sejam dan disiarkan secara langsung di TV serta tampak dia menembak dirinya sendiri. Namun, polisi mengaku menembakkan stun gun ke arah Moat pada detik terakhir dan anjing pelacak polisi menginvestigasi kematiannya.
Aric Sigman, seorang ahli psikologi yang mempelajari efek biologis pada jejaring sosial, mengatakan curahan online menggambarkan sebuah fenomena baru “rekreasi dan kesedihan virtual”.
Facebook membela halaman penghormatan Moat dan mengatakan hal ini tidak melanggar peraturan perusahaan di mana menyediakan forum untuk berdebat.
“Facebook adalah tempat di mana orang dapat mengungkapkan pandangan mereka dan mendiskusikan topik lainnya yang mungkin tidak sesuai,” kata pihak Facebook pada hari Kamis lalu.
Bookmarks