+ Reply to Thread
Page 1 of 5 1 2 3 4 5 LastLast
Results 1 to 20 of 86

Thread: Ganyang Malaysia !!!!!!!!

  1. #1
    Tamu Bingung
    Reputation

    Join Date
    May 2010
    Posts
    30
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    144
    Level
    4
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    39.34%
    Weekly Activity
    2.33%
    Rep Power
    0

    Ganyang Malaysia !!!!!!!!

    Kumpulan berita situasi memanasnya hubungan Indonesia - Malaysia

    Laskar Merah Putih Kukar Siap Ganyang Malaysia
    tribun kaltim/basir daud
    Laskar Merah Putih unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kukar, Senin (30/8/2010).
    Senin, 30 Agustus 2010 13:48 WITA

    Sorry, please register/login first to see this image

    Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Basir Daud

    TENGGARONG, tribunkaltim.co.id - Laskar Merah Putih Kutai Kartanegara (Kukar) berunjukrasa di depan kantor DPRD Kukar, Senin (30/8/2010).

    "Ganyang Malaysia. Satukan tekad, galang kekuatan demi harga diri bangsa. Bagi kami NKRI Harga Mati" bunyi spanduk yang dibawa dua anggota Laskar Merah Putih.

    Mereka mendatangi kantor DPRD Kukar dengan long march. Sepanjang perjalanan, lagu kebangsaan berkumandang melalui pengeras suara. Sekitar 50 anggota Laskar Merah Putih berbaris rapi depan pintu masuk gedung DPRD Kukar. Polisi tampak berjaga di depan gedung DPRD.

  2. Thanks Pink Portrait, STAIRWAYtoHEAVEN thanked for this post.
  3. #2
    Tamu Bingung
    Reputation

    Join Date
    May 2010
    Posts
    30
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    144
    Level
    4
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    39.34%
    Weekly Activity
    2.33%
    Rep Power
    0
    Pejabat RI Ogah Komentari Omongan PM Malaysia
    Senin, 30 Agustus 2010 - 15:54 wib
    Maria Ulfa Eleven Safa - Okezone

    Sorry, please register/login first to see this image

    Demonstrasi di Kedubes Malaysia di Jakarta (Foto: Koran Sindo)

    JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto nampaknya tidak mau mengomentari pernyataan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengenai maraknya demonstrasi anti Malaysia.

    "Saya tidak mau komentar soal stetmen PM Malaysia," tukasnya di Kantor Kepresidenan, Senin, (30/8/2010).

    Sebaliknya Djoko mengomentari soal lainnya yaitu seputar perlindungan bagi warga negara Malaysia ataupun bagi warga negara asing lainnya.

    Seperti diketahui aksi demonstrasi anti Malaysia yang dilakukan masyarakat Indonesia membuat gerah pemerintah Malaysia. Aksi ini dipicu ditangkapnya tiga petugas Kementrian Kelautan dan Perikanan oleh petugas Diraja Malaysia beberapa waktu lalu.

  4. Thanks Pink Portrait, STAIRWAYtoHEAVEN thanked for this post.
    Like Pink Portrait, STAIRWAYtoHEAVEN liked this post.
  5. #3
    Tamu Bingung
    Reputation

    Join Date
    May 2010
    Posts
    30
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    144
    Level
    4
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    39.34%
    Weekly Activity
    2.33%
    Rep Power
    0
    Inilah Pidato Bung Karno untuk Malaysia
    Senin, 30 Agustus 2010 - 14:03 wib
    TB Ardi Januar - Okezone

    Sorry, please register/login first to see this image

    blogspot (ilustrasi)

    JAKARTA – Perseteruan antara Indonesia dan Malaysia kembali mencuat. Ketegagan negeri serumpun kali ini dipicu dari ditangkap dan disiksanya tiga petugas kelautan Indonesia oleh kepolisian Malaysia.

    Kejadian ini mengingatkan kita akan sejarah. Dimana, pada tahun 1962-1966 Indonesia juga sempat terlibat cekcok dengan Negri Jiran. Kala itu, persoalan dipicu ulah Malaysia yang dahulu dikenal dengan Persekutuan Tanah Melayu ingin menggabungkan Brunei, Sabah, dan Serawak menjadi Federasi Malaysia.

    Tindakan tersebut, sontak saja dikecam oleh Presiden Indonesia yang kala itu dijabat Soekarno. Bung Karno menilai, Malaysia adalah boneka Inggris, dan langkah tersebut akan mengganggu keamanan di Indonesia. Bung Karno memproklamirkan gerakan ”Ganyang Malaysia” melalui pidato bersejarah pada 12 April 1963. Berikut kutipan pidato Sang Proklamator Indonesia tersebut;

    Kalau kita lapar itu biasa
    Kalau kita malu itu juga biasa
    Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang ajar!

    Kerahkan pasukan ke Kalimantan hajar cecunguk Malayan itu!
    Pukul dan sikat jangan sampai tanah dan udara kita diinjak-injak oleh Malaysian keparat itu.

    Doakan aku, aku kan berangkat ke medan juang sebagai patriot Bangsa, sebagai martir Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang tak mau diinjak-injak harga dirinya.

    Serukan serukan ke seluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini kita akan membalas perlakuan ini dan kita tunjukkan bahwa kita masih memiliki gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat.

    Yoo... ayoo... kita... Ganjang...
    Ganjang... Malaysia...
    Ganjang... Malaysia
    Bulatkan tekad
    Semangat kita badja
    Peluru kita banjak
    Njawa kita banjak
    Bila perlu satoe-satoe!


    Menyikapi pidato Bung Karno, Malaysia pun murka. Mereka mendemo Kedubes RI di Kualalumpur dan merobek-robek foto Soekarno. Bahkan, demonstran juga sempat membawa lambang burung garuda kepada Tunku Abdul Rahman dan meminta agar dia menginjaknya.

    Namun, polemik tersebut mereda setelah posisi Soekarno digantikan Soeharto. Pada 28 Mei 1966, Indonesia dan Malaysia pun sepakat untuk berdamai, dan penandatanganan perdamaian dilakukan pada 11 Agustus.
    (teb)

  6. Thanks Pink Portrait, STAIRWAYtoHEAVEN thanked for this post.
  7. #4
    Tamu Bingung
    Reputation

    Join Date
    May 2010
    Posts
    30
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    144
    Level
    4
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    39.34%
    Weekly Activity
    2.33%
    Rep Power
    0
    DPR: Jangan Gadaikan Kedaulatan RI
    Senin, 30 Agustus 2010 - 11:20 wib
    Ferdinan - Okezone

    Sorry, please register/login first to see this image

    (foto: Koran SI)

    JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat meminta kepada pemerintah untuk segera meredakan ketegangan hubungan dengan Malaysia tanpa harus menggadaikan kedaulatan bangsa.

    Ketua DPR, Marzuki Alie mengatakan insiden Bintan telah menggangu hubungan bilateral Indonesia-Malaysia. Untuk itu pemerintah diminta bisa meredakan ketegangan tanpa harus menggadaikan kedaulatan bangsa.

    DPR sendiri, sebut Marzuki telah mengupayakan pemecahan solusi di antaranya menggelar rapat kerja dengan kementerian terkait untuk membahas masalah perbatasan serta nasib TKI di Malaysia.

    Tidak hanya itu saja, Marzuki dalam pidato di sidang paripurna juga menegaskan pemerintah tidak merasa inferior (merasa dibawah atau lebih rendah) dari Malaysia.

    "Kita tidak perlu merasa inferior terhadap Malaysia, dengan menunjukkan jati diri sebagai bangsa yang berdaulat dan bermartabat," kata Marzuki di ruang paripurna, Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/8/2010).

    Kendati begitu, DPR meminta masyarakat untuk tidak bereaksi secara emosional dalam menyikapi tindakan Malaysia terhadap tiga petugas DKP. "Tidak perlu melakukan reaksi secara emosional yang dapat berdampak negatif terhadap citra Indonesia," pungkasnya.
    (crl)

  8. Thanks Pink Portrait, STAIRWAYtoHEAVEN thanked for this post.
    Like Pink Portrait, STAIRWAYtoHEAVEN liked this post.
  9. #5
    Tamu Bingung
    Reputation

    Join Date
    May 2010
    Posts
    30
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    144
    Level
    4
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    39.34%
    Weekly Activity
    2.33%
    Rep Power
    0

    TNI AL Tangkap Empat Kapal Ikan Malaysia

    Ganyang Malaysia

    Senin, 30/08/2010, 18:13 WIB

    Sorry, please register/login first to see this image

    Istimewa/Int

    Empat kapal nelayan berbendera Malaysia ditangkap KRI Hasanuddin di Perairan Karang Unarang, Nunukan, Kalimantan Timur.

    Menurut Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Nunukan, Letkol Laut Rachmad Jayadi dihubungi dari Samarinda, Senin (30/08/2010) sore menyatakan, penangkapan keempat kapal nelayan berbendera Malaysia itu berlangsung Minggu pagi sekitar pukul 06. 47 WITA.

    Saat itu, kata Rachmad, KRI Hanasuddin tengah melakukan patroli rutin di sepanjang wilayah perbatasan.

    "Keempat kapal asing berbendera Malaysia itu ditangkap saat menerbos Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) pada Pos 04 07 07 U/118 11 4 T di perairan Nunukun, tepatnya sekitar Karang Unarang," ungkapnya.

    "Mereka itu diduga kuat tengah melakukan aktivitas 'ilegal fishing' (pencurian ikan) di wilayah Indonesia," ungkap Rachmad Jayadi.

    Saat penangkapan berlangsung lanjut Rachmad Jayadi, ada enam kapal berbendera Malaysia yang diduga tengah melakukan pencurian ikan, namun dua kapal lainnya berhasil kabur.

    "Diduga, kedua kapal yang berhasil lolos itu memuat ikan hasil tangkapan di perairan kita (Indonesia) sebab hanya sedikit ikan hasil tangkapan yang ditemukan pada keempat kapal yang diamankan itu," ujar Danlanal Nunukan itu.

    Keempat kapal nelayan berbendera Malaysia yang ditangkap itu kata Komandan Pangkalan TNI AL Nunukan tersebut yakni, NV. Kuba I berbobot 32 GT (gross tone) dengan 12 ABK (anak buah kapal), NV. Mariki berbobot 32 GT dengan 13 ABK, NV. 3581 berbobot 16 GT dengan dua orang ABK, MV. 990 berbobot 16 GT dengan dua ABK.

    ABK yang ada di kapal berbendera Malaysia itu semuanya berkewarganeragaan Indonesia.

    "Saat ini, kami masih melakukan proses serah terima dari KRI Hasanuddin, selanjutnya akan memeriksa para ABK kapal berbendera Malaysia itu," ujarnya. (Ans/Fat)

    catatan : melanggar lagi ? sudah hilang akal itu malay rasanya

  10. Thanks STAIRWAYtoHEAVEN thanked for this post.
    Like STAIRWAYtoHEAVEN liked this post.
  11. #6
    Tamu Bingung
    Reputation

    Join Date
    May 2010
    Posts
    30
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    144
    Level
    4
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    39.34%
    Weekly Activity
    2.33%
    Rep Power
    0

    Ganyang Malaysia, Ki Gendeng Siap Biayai Perang

    okezone, Senin, 30 Agustus 2010 - 09:53 wib

    Sorry, please register/login first to see this image


    BOGOR- Aksi dan pembakaran bendera Malaysia terus berlanjut. Kali ini puluhan massa dari Front Pribumi pimpinan Ki Gendeng Pamungkas melakukan aksi di Tugu Kujang, Kota Bogor dengan membakar bendera Malaysia.

    Dalam aksinya massa melakukan orasi dan menyebarkan selebaran berisi Ganyang Malaysia. Tidak hanya itu saja, massa juga membawa keranda dan bendera Malaysia dan kemudian membakarnya.

    "Ganyang Malaysia,"teriak massa dengan membakar bendera Malaysia,"Senin, (30/8/2010).

    Sementara itu, Ki Gendeng Pamungkas menegaskan tidak mempedulikan dengan saran pemerintah yang memintanya menahan diri. Sebaliknya Ki Gendeng menegaskan siap membiayai warga negara Indonesia yang akan berperang dengan Malayisa.

    Seperti diketahui hubungan Indonesia dengan Malaysia memanas menyusul ditangkapnya tiga petugas Kementrian dan Kelautan oleh polisi Diraja Malaysia beberapa waktu lalu.(Endang Gunawan/Global/crl)

  12. Thanks STAIRWAYtoHEAVEN thanked for this post.
    Like STAIRWAYtoHEAVEN liked this post.
  13. #7
    Tamu Bingung
    Reputation

    Join Date
    May 2010
    Posts
    30
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    144
    Level
    4
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    39.34%
    Weekly Activity
    2.33%
    Rep Power
    0

    Malaysia Nyatakan Tidak akan Minta Maaf, Pemerintah Disarankan Konfrontasi Terbuka dengan Malaysia

    Jakarta (SIB)
    Pemerintah Malaysia tidak akan meminta maaf atas perlakuan mereka memborgol 3 petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Sebaliknya, Malaysia juga tidak akan meminta Indonesia meminta maaf atas pembakaran bendera Malaysia dan pelemparan tinja di depan Kedubes Malaysia yang dilakukan oleh LSM Bendera.

    “Saya merasa tidak perlu meminta maaf jika petugas tersebut diborgol. Saat seseorang berada di Malaysia, maka dia harus mengikuti hukum kita,” ujar Menlu Malaysia Datuk Seri Anifah Aman, saat menerima kunjungan 34 duta belia dari Indonesia seperti ditulis thestaronline.com, Jumat (27/8).

    Anifah pun merasa Indonesia tidak perlu meminta maaf atas aksi Bendera di Kedubes Malaysia. Dia yakin perbuatan itu pun tidak didukung oleh pemerintah Indonesia maupun sebagian besar masyarakat Indonesia.

    Anifah menambahkan, dalam rapat kabinet, Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak kecewa mendengar kabar tersebut. Namun Najib memerintahkan agar warga Malaysia menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang sama pada Kedutaan Indonesia.
    “Masyarakat Malaysia itu rasional. Kami meminta agar semua tenang, agar masalah ini bisa diselesaikan dengan damai,” tambahnya.

    Anifah pun meminta agar pemerintah Indonesia menyelesaikan permasalah ini agar tidak terulang lagi. Dia pun meminta media Indonesia agar tidak mengompori permasalahan ini.
    Pemerintah Disarankan Konfrontasi Terbuka dengan Malaysia

    Hubungan Indonesia-Malaysia kian memanas pasca penangkapan 3 petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) 13 Agustus lalu. Pemerintah disarankan melakukan konfrontasi terbuka jika jalur diplomasi tidak mampu berjalan efektif.

    “Konfrontasi terbuka artinya tidak harus jalur diplomasi, jika mereka keluarkan travel advisory kita juga keluarkan. Perusahaan Malaysia di Indonesia dibekukan, pilihan akhirnya bisa gelar senjata,” ujar Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) Ray Rangkuti saat berbincang dengan detikcom, Kamis (26/8). Ray mendemo Kemlu 19 Agustus lalu untuk memprotes pembebasan 7 nelayan Malaysia yang mencuri ikan di perairan Indonesia.

    Ray mengatakan saat ini Malaysia sudah jelas-jelas tidak merasa takut dengan Indonesia. Sudah seharusnya pemerintah melakukan sikap tegas terhadap Malaysia.
    “Jika tidak tegas, maka akan membuktikan Malaysia tidak bisa diancam dan kita terlihat keok”, ujarnya.

    Kedua, secara tidak sadar kita mengatakan bahwa daerah di mana polisi kita menangkap 7 nelayan Malaysia adalah daerah sengketa, sehingga kita mengabaikan batas lautan kita.
    Menurut Ray, jika hal ini terus berlanjut, secara tidak sadar berdampak panjang kepada bangsa kita yang akan dinilai miskin dan hina. Selain itu akan membuat masyarakat harga dirinya tidak ada.

    “Pemerintah harus menaikkan harga dirinya, mengajak ini menjadi konflik terbuka. Karena mereka berkeyakinan Indonesia tidak akan serang balik mereka,” jelasnya.
    Ray tidak yakin Presiden SBY mampu membawa Indonesia meningkatkan harga dirinya di hadapan Malaysia. Ray membandingkan dengan Presiden RI pertama, Soekarno, yang berani angkat senjata melawan Malaysia.

    “Itu yang jadi problem. Kelasnya SBY itu kelasnya pemimpin untuk keluarga bukan untuk bangsa, karena kegiatan SBY yang selalu bercitra akan tidak berlaku dalam masalah ini. Berbeda dengan Presiden Soekarno,” tambahnya

    TNI AD Siap Jaga Kedaulatan
    Masalah perbatasan kembali menjadi aral dalam hubungan Indonesia dan Malaysia. TNI yang bertugas menjaga kedaulatan negara, tidak akan mencampuri langkah-langkah politik, namun TNI AD siap bersiaga.Hal ini disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigadir Jenderal S Widjanarko, ketika menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan terburuk pasca insiden penangkapan 3 personel KKP.
    “Tugas dan fungsi TNI sesuai dengan amanat UUD 45 sebagai penjaga kedaulatan negara,” kata Widjanarko, saat jumpa pers di kantornya, Jalan Veteran V, Jakarta Pusat, Jumat (27/8).

    Widjanarko enggan berkomentar banyak mengenai sikap TNI AD terhadap masalah RI-Malaysia saat ini. Menurutnya, porsi perhatian TNI AD bukanlah aspek politik dan diplomasi, melainkan pembinaan internal sebagai kesiapan untuk menghadapi segala situasi.

    “TNI AD tetap dalam kerangka pembinaan. Pembinaan itu membina atau menyiapkan suatu wadah untuk supaya siap perang. Siap gunakan bukan kita tapi Panglima TNI. Kalau ada desakan-desakan silakan ke Mabes TNI, tidak ke sini,” kata dia.
    Ia mencontohkan pembinaan yang dilakukan pihaknya dalam mengembleng personel TNI adalah dengan latihan tembak, taktik patroli, bahkan gerilya. “Kita hanya menyiapkan bagaimana prajurit batalyon ini bisa menembak satu kepala satu peluru,” jelasnya.
    AKSI ‘GANYANG MALAYSIA’ BAKAR GAMBAR MENLU & ARTIS MALAYSIA
    Genderang perang terhadap Malaysia terus ditabuh aktivis Benteng Rakyat (Bendera), Jumat (27/8) siang. Mereka membakar foto pejabat tinggi negeri jiran tersebut di Jl Diponegoro, Jakpus.

    Menggunakan pita merah putih yang diikat di kepala, pengunjuk rasa membakar bendera Malaysia sekitar Pk 14:30. Selain itu, api juga disulutkan pada gambar Menteri Luar Negeri Malaysia, Datuk Anifah Aman, dan gambar sejumlah artis Malaysia seperti Asraf Sinelair, suami artis Bunga Citra Lestari. Sebelum dibakar, foto-foto itu diberi kotoran manusia alias tinja.

    Aksi pembakaran itu sempat dihalangi polisi hingga terjadi dorong-dorongan. Petugas pun buru-buru mengambil ban yang akan dibakar. “Aksi ini adalah perlawanan kami terhadap Malaysia yang telah menginjak-nginjak bangsa Indonesia”, ujar Simon, koordinasi aksi.

    Menurutnya, aksi dengan tema ‘Ganyang Malaysia’ itu akan dilanjutkan dengan men-sweeping warga Malaysia di jalan-jalan. Dalam orasinya, pemerintah juga dituding tidak peka terhadap masalah tersebut.

    “Pemerintah tidak dapat berbuat apa-apa, dan yang anehnya pemuda yang bereaksi atas kebiadaban Malaysia justru malah diteror dan diintimidasi”, jelas Ketua Bendera, Mustar Bona Ventura.

    LILI WAHID NANTANG
    Presiden SBY diminta tidak ragu bersikap tegas dan keras terhadap Malaysia. “Maaf ya, menurut KPU SBY terpilih 60 persen, tapi kenapa dia tidak bisa bersikap tegas dan keras? Kenapa takut bersikap ke Malaysia?” ujar anggota Komisi I DPR dari FPKB Lili Chodidjah Wahid di DPR. “Saya dan Rieke (Riede Dyah Pitaloka – red) sanggup menghimpun perempuan Indonesia untuk maju ke Malaysia”.

    Sementara itu, Ketua DPR Marzuki Alie menganggap wajar teguran Menlu Malaysia dengan rencana mengeluarkan travel advisory ke Indonesia. Ia justru mengapresiasinya karena bermaksud menjamin rasa aman warga Malaysia di Indonesia.

    “Dorongan travel advisory itu normatif, kan warga Malaysia didemo dan mau di-sweeping”, ujarnya. Menurut Marzuki, Menlu Malaysia cepat mengambil tindakan karena merasa warganya terancam.

    “Kalau warganya terancam, siapa pun, negara mana pun, akan melakukan hal sama”, jelas doktor lulusan Universitas Utara Malaysia itu. Ia percaya, permasalahan RI Malaysia bisa diselesaikan dengan jalur diplomasi. Sebab, banyak polemik akan muncul jika kedua negara terus bersitegang.

  14. Thanks STAIRWAYtoHEAVEN thanked for this post.
    Like STAIRWAYtoHEAVEN liked this post.
  15. #8
    Tamu Bingung
    Reputation

    Join Date
    May 2010
    Posts
    30
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    144
    Level
    4
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    39.34%
    Weekly Activity
    2.33%
    Rep Power
    0
    2 RIBU RELAWAN SIAP GANYANG MALAYSIA, POSKO DIBUKA DI 9 KOTA
    Sikap keras Menlu Malaysia mengkritik demonstrasi anti Malaysia di Jakarta langsung dijawab sejumlah LSM. Cikini Center misalnya. Mereka merespon dengan membuka posko pendaftaran relawan “Ganyang Malaysia” di sejumlah kota.

    Untuk di Jakarta, posko pendaftaran resmi dibuka di Tugu Proklamasi, kemarin. Direktur Eksekutif Cikini Center Sonny Pudjisasono mengatakan, pendaftaran akan dibuka setiap hari sampai menjelang hari raya Idul Fitri. “Siapa saja boleh mendaftar”, ujar Sonny dalam konfrensi pers di Tugu Proklamasi.

    Apakah relawan itu dibentuk untuk perang?
    Sonny menjelaskan relawan tersebut sengaja dibentuk untuk menghadapi Malaysia secara fisik. “Malaysia sering melecehkan bangsa ini. Apalagi Menlu Negeri Malaysia sudah menantang, kenapa kita harus takut. Saya minta semua pemuda satukan langkah”, kata politisi Partai Buruh ini.

    Selain di Jakarta, posko pendaftaran di sembilan kota lain bahkan sudah dibuka sejak Rabu lalu. Sembilan posko ini ada di Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Pontianak, Medan, Makasar, Banjarmasin, Bali dan perbatasan Kalimantan Timur. “Sejauh ini sudah ada 2 ribu pendaftar yang siap menghadapi Malaysia”, imbuh Sonny.

    Menurutnya, agar terkoordinasi dengan baik, semua relawan nanti akan berada dibawah satu lembaga bela negara. Dia berharap dengan terbentuknya relawan bela negara, ke depan Indonesia tidak dilecehkan oleh bangsa lain lagi. Terutama negeri Jiran.

    Di tempat yang sama, bekas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Slamet Subiyanto menyatakan mendukung pembentukan posko tersebut. Menurutnya, pelanggaran batas wilayah oleh Malaysia tidak bisa ditoleransi lagi. Soalnya, kejadian itu bukan yang pertama kali.

    Dia meminta kepada kaum pemuda tidak diam saja membiarkan bangsa lain mengobok-obok kedaulatan negeri ini. “Saya berharap kaum pemuda tidak ciut menghadapi Malaysia”, kata Slamet.

    Untuk mendukung posko relawan, Slamet mengatakan dirinya akan mengajak rekan-rekannya dari purnawirawan TNI yang memiliki keahlian tempur untuk melatih para relawan. “Saya sendiri siap mengkomandoi relawan di lapangan”, imbuhnya.

    Aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) Ucok menyambut baik pembukaan posko relawan Ganyang Malaysia. “Ini momentum untuk bangkit dan menunjukkan rasa nasionalisme”, kata Ucok. Dia berharap semua pemuda merapatkan barisan, menyatukan langkah untuk membela merah putih.

    Sebelumnya, Menlu Malaysia Datuk Seri Anifah Aman menyatakan, pihaknya tak akan minta maaf soal penangkapan 3 petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP. Menurut Datuk, Malaysia terluka dengan pelemparan kotoran manusia atau tinja ke Kedutaan Besar Malaysia, dan pembakaran bendera.

    “Kami percaya bahwa tindakan itu dilakukan tanpa persetujuan dari pemerintah Indonesia”, ujar Datuk seperti dikutip nst.com, kemarin. Datuk Anifah juga mengeluarkan pernyataan keras soal ramainya aksi-aksi ‘Ganyang Malaysia’.
    “Indonesia harus melakukan sesuatu guna memastikan unjuk rasa bisa dikendalikan, sebelum Malaysia kehilangan kesabaran”, ujarnya.

    Hubungan RI-Malaysia Memanas, SBY Surati PM Najib
    Menyusul memanasnya hubungan dua negara, Presiden SBY berkirim surat kepada PM Malaysia, Datuk Seri Najib Tun Razak. Intinya, SBY mengajak mempercepat proses perundingan perbatasan dan menyelesaikan semua masalah yang ada secara baik.
    “Beliau berdua juga berupaya bagaimana agar suasana ini sejuk kembali,” ungkap Menko Polhukam Djoko Suyanto dalam acara berbuka puasa bersama di Halim Perdanakusumah, Jakarta, Jumat (27/8). Di dalam surat yang Presiden SBY tandatangani dan kirimkan sore ini, juga didorong percepatan penuntasan secara bertahap perundingan soal perbatasan laut RI-Malaysia. Sudah disepakati masalah ini akan dibahas dalam pertemuan rutin yang tahun ini akan berlangsung pada 6 September 2010 di Kinabalu, Malaysia.

    “Mulai dari yang di Selat Malaka, Tanjung Berakit, Selat Sulawesi, sekitar Pulau Natuna dan semuanya. Pembicaraannya akan bertahap dan prosesnya terus berlanjut,” papar Djoko.

    Lebih lanjut Djoko mengajak semua pihak tidak terus membuat suasana menjadi semakin panas. Prioritas adalah menciptakan keamanan yang kondusif bagi proses perundingan yang produktif. “Saya imbau agar kita cooling down. Ini untuk menyelesaikan masalah, bukan berarti tidak punya harga diri,” imbau mantan Panglima TNI ini. (detikcom/PK/RM/c)

  16. Thanks STAIRWAYtoHEAVEN thanked for this post.
    Like STAIRWAYtoHEAVEN liked this post.
  17. #9
    Tamu Bingung
    Reputation

    Join Date
    May 2010
    Posts
    30
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    144
    Level
    4
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    39.34%
    Weekly Activity
    2.33%
    Rep Power
    0

    Malaysia melawan, Indonesia dihina

    By nad16 on 26 Agustus 2010

    Jakarta--Tidak perlu gentar dengan gertakan Malaysia. Pemerintah harus berani. Bangsa besar ini tidak boleh diinjak-injak terus.

    Malaysia mulai kehilangan kesabaran dengan aksi-aksi ‘Ganyang Malaysia’. Menlu Malaysia Datuk Seri Anifah Aman menilai pelemparan kotoran manusia ke kantor Kedutaan Besar Malaysia merupakan tindakan tidak terhormat.

    Malaysia ‘terluka’. Aksi menghadiahi Kedubes Malaysia dengan tinja seolah menantang kedaulatan. Jika pemerintah Indonesia tidak bisa meredam gejolak, Malaysia bisa saja bertindak.

    Satu hal yang perlu disadari Malaysia, apakah mereka itu tidak tahu rakyat Indonesia sudah marah? Malaysia sudah sering melecehkan kita.

    Terakhir, kasus yang dianggap melecehkan Indonesia adalah tindakan penangkapan 3 staf Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

    Padahal, tindakan 3 staf KKP sudah tepat menangkap 7 nelayan, yang mencuri ikan di perairan Indonesia. Eh, malah polisi Malaysia balik menangkap.

    “Sebetulnya kita yang hilang kesabaran. Kemarin kedaulatan yang sudah dilanggar. Mereka terlalu jauh menghina kita,” ujar anggota Komisi I DPR RI, Lily Wahid seperti dilansir inilah.com, Kamis (26/8).

    Sebelumnya, perlawanan negara tetangga itu ditunjukkan oleh pernyataan Menlu Malaysia Datuk Seri Anifah Aman dalam jumpa pers kemarin.

    Coba perhatikan kalimatnya, “Indonesia harus melakukan sesuatu guna memastikan unjuk rasa bisa dikendalikan, sebelum Malaysia kehilangan kesabaran.”

    Dalam dunia diplomasi, pernyataan itu amat keras. Dan, dalam konteks Malaysia, itu pernyataan keras yang mungkin kali pertama yang ditujukan ke Indonesia dalam sejarah panjang hubungan bertetangga kedua negara.

    solopos

  18. Thanks STAIRWAYtoHEAVEN thanked for this post.
    Like STAIRWAYtoHEAVEN liked this post.
  19. #10
    Tamu Bingung
    Reputation

    Join Date
    May 2010
    Posts
    30
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    144
    Level
    4
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    39.34%
    Weekly Activity
    2.33%
    Rep Power
    0

    Malaysia Minta Indonesia Tegas

    Senin, 30 Agustus 2010 06:28 WIB

    Sorry, please register/login first to see this image

    PM Malaysia Najib Razak. REUTERS/Bazuki Muhammad

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mendesak pemerintah Indonesia bersikap tegas terhadap para pemrotes anti-Malaysia di Jakarta. Kalau tidak, "(Akan) menimbulkan risiko murka rakyat Malaysia," *) kata dia kepada wartawan di Kuala Lumpur seperti dilansir The Star kemarin. Dia menjanjikan pemerintahnya akan mengontrol situasi di Malaysia.

    *) memang gua takut rakyat lu murka ?
    memang gua gak bisa murka gara gara lu ngeledek ?

    Najib berharap kondisi tegang ini tak berlarut-larut sampai merusak hubungan kerja sama kedua negara yang telah terjalin lama. "Saya imbau rakyat Malaysia tetap tenang dan tak terpancing."

    Perdana Menteri Najib mengatakan telah menerima surat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Tapi saya belum baca isinya."*)

    *) Siyal, dikacangin !!!

    Najib, yang juga anggota parlemen Malaysia, mengatakan pemerintah Indonesia menyadari ada lebih dari dua juta warganya yang bekerja di Malaysia. "Sebaliknya, Malaysia punya banyak investasi di Indonesia," kata dia. Perdana Menteri menegaskan, pemerintah Malaysia belum akan mengeluarkan travel advisory atas Indonesia.

    Pada hari yang sama, 144 pekerja Indonesia dipulangkan pemerintah Malaysia dari Tawau, Serawak, menuju Nunukan. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pengamanan Pelabuhan Tunun Taka, Nunukan, Ajun Komisaris Benny Catur Waluyo, yang dihubungi Tempo tadi malam. "Mereka dipulangkan setelah menjalani hukuman terkait masalah imigrasi," ujar AKP Benny.

    Benny mengatakan, ketegangan di antara kedua negeri bertetangga itu akhir-akhir ini tak membuat hubungan sosial di daerah perbatasan turut tegang. Kondisi penyeberangan di Pelabuhan Tunon Taka, Kalimantan Timur-Tawao, Malaysia, berjalan normal. "Tak ada masalah," ujarnya.

    Adapun Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar membantah tudingan bahwa tingginya angka tenaga kerja indonesia yang terlibat masalah hukum--sebagian terancam hukuman mati--di Malaysia itu akibat lemahnya bentuk kerja sama perlindungan tenaga kerja di antara kedua negara. "Penyebabnya, posisi TKI kita lemah secara hukum," katanya di Pamekasan kemarin.

    Menteri Muhaimin menyebutkan sejumlah kelemahan itu. "Mulai dari segi pendidikan, bidang pekerjaan, dan asal daerah," katanya. Menurut Muhaimin, pemerintah sedang mengusahakan pengiriman TKI sebagai karyawan toko atau pabrik. "Lebih kuat posisinya secara hukum," ujar Muhaimin.

    Sedangkan Wakil Ketua Komisi Ketenagakerjaan, Irgan Chaerul, mengatakan kasus sengketa perbatasan antara Indonesia dan Malaysia yang mencuat belakangan ini hanya menjadi pemicu bagi permasalahan tenaga kerja Indonesia di Malaysia. “Permasalahan TKI kita itu 80 persen ada di dalam negeri kita," ujarnya.

    Ia mengimbau agar warga Indonesia menghargai TKI. “Kita menuntut bangsa lain untuk menghargai TKI, sementara kita sendiri tidak menghargai TKI kita,” katanya.

    tempo interaktif

  20. Thanks STAIRWAYtoHEAVEN thanked for this post.
    Like STAIRWAYtoHEAVEN liked this post.
  21. #11
    Tamu Bingung
    Reputation

    Join Date
    May 2010
    Posts
    30
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    144
    Level
    4
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    39.34%
    Weekly Activity
    2.33%
    Rep Power
    0

    Malaysia Tekan RI, Bukti Surat SBY Tak Digubris

    Senin, 30 Agustus 2010 13:30 WIB

    Sorry, please register/login first to see this image

    AP Photo/Mark Baker

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Ketua Dewan Direktur Sabang-Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan menilai pernyataan PM Malaysia Datuk Seri Tun Najib Razak telah menekan Republik Indonesia sekaligus membuktikan bahwa surat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tak digubris oleh Najib.
    "Pernyataan bernada tekanan itu bukti yang nyata surat Presiden SBY kepada PM Malaysia yang disampaikan Jumat kemarin tidak pernah digubris," kata Syahganda melalui surat elektroniknya.

    Pernyataan Najib antara lain minta pemerintah Indonesia menertibkan aksi-aksi demo di Jakarta yang dapat membuat murka warga Malaysia, juga tudingan adanya demonstran bayaran, pernyataan dua juta Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia serta investasi pengusaha Malaysia di tanah air, menunjukkan Indonesia berada dalam posisi mudah ditekan Malaysia, kata Syahganda.

    "Hal ini tentu bukan sikap dewasa dari petinggi Malaysia karena mengeluarkan sikap yang selalu merendahkan Indonesia," kata mantan Direktur Eksekutif Center for Information and Development Studies (Cides) itu.

    Syahganda mengaku prihatin atas respons dari Malaysia terkait surat Presiden Yudhoyono yang sama sekali tidak mencerminkan rasa hormat maupun sikap bersahabat terhadap bangsa Indonesia, khususnya terhadap Presiden Yudhoyono.

    Ia menegaskan, pemerintah Indonesia tidak boleh menunjukkan sikap yang "pasrah" menghadapi Malaysia, baik melalui surat Presiden SBY ataupun berupa tindakan para menterinya.

    "Rakyat dan seluruh elemen bangsa menghendaki Indonesia membangun politik yang bermartabat selaku negara besar di panggung internasional sekaligus memuliakan harapan serta kepentingan bangsa yang berdaulat," ujarnya.

    Ia berharap Presiden Yudhoyono mengambil hikmah yang dalam atas semua permasalahan dengan Malaysia akhir-akhir ini.

    Surat Presiden Yudhoyono kepada Najib berisi dua butir utama yakni kesepakatan membuat hubungan kedua negara kembali harmonis dan mendorong upaya percepatan pembicaraan tentang perbatasan.

  22. Thanks STAIRWAYtoHEAVEN thanked for this post.
    Like STAIRWAYtoHEAVEN liked this post.
  23. #12
    Tamu Baik
    Reputation
    trucci's Avatar
    Join Date
    Aug 2010
    Location
    Tangerang Selatan
    Posts
    231
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    838.75
    Level
    10
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    12.63%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 200 Posts!
    Rep Power
    4
    walah Sob..
    ngebaca berita artikel ente, jiwa Nasionalis ane jadi Nambah terbakar...

    Mana nih Pak SBY????

    Bener kata Bu Lili wahid. "Pak SBY kan menang pemilu lebih dari 60%, mana sikap tegasnya terhadap malaysia"

    PARAAAHH,,,
    bangsa dihina, diinjak, pemimpin nyantai aja...
    Baru Belajar mancing...
    Udah beli tackle baru...
    Udah ngikut trip-nya
    Hasilnya MENYENANGKAN, TAK TERLUPAKAN

  24. #13
    Contributor
    Reputation
    STAIRWAYtoHEAVEN's Avatar
    Join Date
    May 2010
    Location
    LintasCafe | TokoKartuNama.com
    Posts
    3,334
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    8656.5
    Level
    28
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    5.33%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    50
    busyet !!!

    panjang bgt gw bacanya

    beneran ngekiin banget ye .... alesannye singkat aje, "surat SBY belom baca"
    ngekiin bgt gw bacanye

    gak dianggep sdikitpun tuh surat nye SBY
    FUCKforPEACE

  25. #14
    Contributor
    Reputation
    STAIRWAYtoHEAVEN's Avatar
    Join Date
    May 2010
    Location
    LintasCafe | TokoKartuNama.com
    Posts
    3,334
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    8656.5
    Level
    28
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    5.33%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    50
    “Saya merasa tidak perlu meminta maaf jika petugas tersebut diborgol. Saat seseorang berada di Malaysia, maka dia harus mengikuti hukum kita,” ujar Menlu Malaysia Datuk Seri Anifah Aman, saat menerima kunjungan 34 duta belia dari Indonesia seperti ditulis thestaronline.com, Jumat (27/8).
    tapi masyarakat (nelayan malay) & aparat (tentara laut) mrk nggak sama skali mengindahkan hukum Indonesia saat berada di perairan Indonesia, pun itu nelayannya ngelanggar batas utk nyolong ? pun itu tentara lautnya melanggar wilayah & brada di perairan Indonesia dg sikap lbh galak ? nembakin tembakan peringatan ?
    aje gile
    tuh omongan tanpa pikir dulu
    bener2 suatu penghinaan !!!

    “Indonesia harus melakukan sesuatu guna memastikan unjuk rasa bisa dikendalikan, sebelum Malaysia kehilangan kesabaran.”
    ini harus dipikirkan bhw kalimat ini yg seharusnya disampaikan Indonesia kpd Malay & BUKAN sebaliknya !!

    bener2 suatu penghinaan & pemutar balikan fakta
    edan !!!

    “Sebetulnya kita yang hilang kesabaran. Kemarin kedaulatan yang sudah dilanggar. Mereka terlalu jauh menghina kita,” ujar anggota Komisi I DPR RI, Lily Wahid seperti dilansir inilah.com, Kamis (26/8).
    bener tuh pak Lily Wahid !!!


    trim's buat sob sule yg sudah membuka mata & mata hati kita semuanya
    FUCKforPEACE

  26. #15
    Tamu Sopan
    Reputation

    Join Date
    May 2010
    Location
    sebelah warung"
    Posts
    112
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    217.5
    Level
    5
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    44.51%
    Weekly Activity
    2.33%
    Rep Power
    3
    Kalo kate pak sby... Kl kite ganyank malingsia nanti aye gak bs liat artis" malingsia di sinetron" telenopela donk....

    Kl ane geram pas baca di forum malaysia ada yg bilang gini:
    Kl org malay ke indo jd artis tp org indo k malay jd pembantu...

    Malu... Maluin banget kl bangsa indo yg kaya akan hasil alam tapi menjual nya kepada negara lain... Akhirnya rakyat indo yg miskin dan menyebabkan meningkatnya kejahatan

    Saya siaaaap.... Membela indonesia... MERDEKA ATAU MATI

  27. #16
    Contributor
    Reputation
    STAIRWAYtoHEAVEN's Avatar
    Join Date
    May 2010
    Location
    LintasCafe | TokoKartuNama.com
    Posts
    3,334
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    8656.5
    Level
    28
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    5.33%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    50
    baca ini baik2 sob semuanya, catatan hitam Malaysia :

    Malaysia Lupa Kacang Akan Kulitnya

    INILAH.COM, Jakarta – Negara-negara asing, kebetulan sering dibingungkan oleh perbedaan antara antara MalaySIA dan IndoneSIA. Karena bagian akhir dari prononsasi kedua nama itu, kedengarannya mirip.

    SATU
    Masih soal teroris asal Malaysia. Selama perburuan, tak sepatah katapun terucap dari Malaysia misalnya Kualalumpur bersedia membantu Indonesia menangkap Azahari dan Noordin.

    Hingga kedua teroris itu ditembak mati Densus 88, pemerintah Malaysia pun tetap tak bersuara. Malaysia seolah tidak mau dilibatkan bahkan melihat wajah warga mereka itu yang sudah menjadi mayat itu. Semua otoritas negara itu menghindar jika diminta berbicara tentang teroris asal Malaysia tersebut.

    Sehingga wajar bila muncul dugaan bahwa Malaysia sengaja memplot kedua warganya untuk merusak Indonesia. Sejauh mana kebenarannya hanya Tuhan dan otoritas elit Malaysia yang tahu.

    DUA
    Catatan hitam lainnya adalah: Pembukaan Konsulat! Yang juga cukup kontroversi adalah ketika Indonesia sedang sibuk-sibuknya mengurus dampak dari Bom Bali, pemerintah Malaysia justru merecoki Indonesia. Malaysia secara tergesa-gesa meminta persetujuan Jakarta bagi pembukaan kantor Konsulatnya di Bali.

    Indonesia sibuk memperbaiki dampak kerusakan Bom Bali, yang otaknya teroris asal Malaysia sementara pada saat yang bersamaan Malaysia sibuk mencari lokasi gedung kantor konsulatnya di Bali.

    Pembukaan konsulat Malaysia di Bali disebut kontroversi karena menurut catatan Pemda Bali, warga Malaysia yang datang sedikit sekali jumlahnya. Demikian halnya warga Malaysia yang menetap atau bekerja di Bali juga hampir tidak ada. Sehingga urgensi pembukaan kantor konsulat tidak ada sama sekali.

    TIGA
    Catatan hitam berikutnya, Klaim Kebudayaan! Belakangan muncul kecurigaan, pembukaan konsulat Malaysia di Bali terkait usaha ingin mematikan Pulau Dewata sebagai daerah tujuan wisata terkemuka di Indonesia.

    Bom Bali yang menelan korban ratusan warga negara asing, menjadi momentum Malaysia mempromosikan Pulau Langkawi, ia sebut lebih bagus dari Bali. Malaysia ingin menyedot turis manca negara ke negerinya. Lewat konsulat itulah Malaysia mempelajari kelemahan dan keunggulan turisme Bali.

    EMPAT
    Tidak lama setelah pembukaan konsulat di Bali, Malaysia kemudian mengklaim tari pendet yang selama ini hanya ada di Bali, merupakan warisan kebudayaannya. Demikian sistimatisnya Malaysia merancang agenda melakukan pengrusakan citra Indonesia.

    Klaim itu sama saja dengan mengatakan, bahwa yang telah mencuri kebudayaan justru Bali atau Indonesia. Semakin keras klaim balik Indonesia terhadap sebuah kebudayaan, bagi Malaysia hal itu semakin baik. Karena yang terjadi, Indonesia-lah sebenarnya yang menjadi maling atas semua heritage bangsa Melayu.

    LIMA
    Catatan hitam yang paling banyak diberitakan adalah penyiksaan TKI! Dalam lima tahun terakhir ini, penyiksaan TKI (Tenaga Kerja Indonesia) di Malaysia terus terjadi. Sekalipun media-media di Indonesia sudah melaporkan secara luas tetapi penyiksaan terus saja berlangsung.

    Penyiksaan oleh majikan Malaysia terhadap TKI, sepertinya didukung mayoritas warga negara itu. Bahkan termasuk pemerintah Malaysia meskipun dilakukan secara tertutup. Hal ini tercermin dari istilah resmi pers Malaysia.

    Mereka antara lain menamakan sejumlah TKI yang berada di negeri jiran itu sebagai pendatang haram. Penggunaan istilah resmi oleh pers Malaysia menjadi faktor penting untuk menilai sejauh mana sikap tidak bersahabat itu.

    Sebab pers di sana berada dalam kontrol pemerintah. Berarti setiap agenda pemerintah wajib didukung pers Malaysia. Oleh karena itu jika Indonesia bereaksi keras terhadap Malaysia dan persnya adem ayem saja, hal tersebut terjadi karena pers wajib membela pemerintahnya. Pers Malaysia tidak sebebas Indonesia.

    Padahal jika merujuk keterangan Jenderal Yoga Sugama (almarhum), Kepala Bakin (Badan Koordinasi Intelejen Indonesia) di 1980-an, hingga kapanpun, Malaysia tidak pantas menyebut TKI sebagai pendatang haram.

    Sebab ketika pertama kali rombongan TKI menginjakkan kaki di Malaysia, sekitar tigapuluh tahun lalu, prosedur keimigrasian, sengaja dilonggarkan. Mengapa? Karena kehadiran TKI di Malaysia punya sejarah, proses dan alasan tersendiri.

    Semuanya melalui kesepakatan dan tidak lepas dari kebijakan dan permintaan Kualalumpur. Menurut almarhum Yoga Sugama, pihak Malaysia yang mengemis bantuan TKI kepada Indonesia.

    Dalam keterangannya di depan Komisi I DPR-RI, ia antara lain menyebut, Kualalumpur meminta bantuan kepada Jakarta agar menyuplai TKI sebanyak mungkin ke Malaysia. Tujuannya agar warga Indonesia secara kasat mata akan menjadi penyeimbang proporsi kependudukan di Malaysia.

    Oleh sebab itu jika Malaysia berubah mengusir TKI dengan alasan masuk tanpa dilengkapi surat-surat resmi, pegusiran ini merupakan pengingkaran atas komitmen yang dibuatnya sendiri.

    Kalaupun sekarang Malaysia sudah terbantu sehingga tidak perlu lagi bantuan Indonesia, sikap bangsa serumpun ini sama dengan ungkapan: lupa kacang akan kulitnya.

    sumber : inilah

    catatan STH :

    semoga membantu menyegarkan ingatan & menambah wawasan ttg urgensinya Indonesia, terutama kita semua sbg warga negara utk mencermati, sejauh mana pentingnya mempertahankan persahabatan saudara serumpun ini, ditambah lagi dg kasus lain yg gak kalah pentingnya, misalnya :
    1. wasit karate yg digebukin / dikeroyok 4 police Malay ?
    Wasit Karate asal Indonesia Donald Pieter Luther Kolopita dianiaya oleh Polisi Malaysia tanpa sebab
    2. istri konsulat RI di tahan aparat Malay
    3. ambalat
    4. kebudayaan Indonesia yg di klaim Malay, reog, keris, sampe nasi padang hehehehe
    5. lagu Rasa Sayange, tari pendet, dll
    6. masih byk yg malah terlalu banyak klo mo di data

    bgm coba skr ini pemerintah bersikap sedemikian lembek, & bahkan malah berbalik Malay yg komplen & layangkan keberatan atas ndo ?
    bener2 di balik kan sikonnya ?
    Last edited by STAIRWAYtoHEAVEN; 30-08-2010 at 23:34.
    FUCKforPEACE

  28. Like baresi 06 liked this post.
  29. #17
    Contributor
    Reputation
    STAIRWAYtoHEAVEN's Avatar
    Join Date
    May 2010
    Location
    LintasCafe | TokoKartuNama.com
    Posts
    3,334
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    8656.5
    Level
    28
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    5.33%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    50
    sedikit kupasan Fakta ttg Malay :

    FAKTA TENTANG MALAYSIA
    1. Pengakuan secara jujur dari Datuk Anwar Ibrahim pada NewYork Times, bahwa sebagian besar pemimpin Malaysia terlalu pongah dan sombong meskipun sebenarnya Malaysia adalah negara lemah dan korup sehingga tidak bisa menghargai negara-negara tetangganya.(Di Indonesia ada KPK)

    2. Terbatasnya akses informasi dari media informasi (surat kabar, televisi dan lain-lain) bagi rakyat Malaysia sehingga hanya sedikit saja informasi mengenai negara-negara tetangga yang dipunyai. Hal ini menyebabkan hidup rakyat Malaysia seperti katak dalam tempurung. Akibatnya, mereka merasa pintar padahal sesunggunya hidup dalam kemalasan dan kebodohan yang teramat sangat. Nilai-nilai demokrasi yang dicapai oleh negara tetangganya tidak banyak diketahui oleh rakyat Malaysia. Hal ini memang disengaja oleh pemerintah mereka agar rakyat tetap bodoh sehingga tidak membahayakan kekuasaan mereka.(Malaysia negara demokrasi????)

    3. Menurut analisis Robert C. Lie (Times magazine, June 2007), fenomena yang berlaku di Malaysia ini dalam istilah psikologi merupakan mekanisme pertahanan diri. Intinya, adanya kelemahan, kebodohan, serta kegagalan bangsa Malaysia mengaktualisasikan diri sebagai suatu bangsa yang bisa dihormati oleh bangsa lainnya menyebabkan mereka berusaha sekuat tenaga membalik penilaian tersebut dengan memberikan stigma yang lebih jelek terhadap negara tetangganya.

    4. Analisis dari Dinas Rahasia Russia (2006) terhadap fenomena teroris Dr. Azahari dan Nurdin Moh. Top, menyatakan bahwa kedua orang tersebut adalah merupakan kaki tangan / agen rahasia Malaysia bekerjasama dengan CIA disusupkan ke Indonesia untuk mencegah fenomena kebangkitan Islam moderat di Indonesia. Seperti Analisis dari CIA, keberhasilan proses demokratisasi di Indonesia yang diikuti dengan kebangkitan Islam di Indonesia akan menjadikan Indonesia sebagai Negara besar dan maju di regional Asia Pasifik. Kondisi ini jelas tidak menguntungkan bagi Malaysia yang berupaya menjadi pemimpin di wilayah ini namun tidak memiliki kemampuan sama sekali. Kepentingan USA terhadap wilayah ini juga akan terganggu bila Indonesia berhasil muncul menjadi Negara besar dan maju di kawasan ini.

    5. Dalam era globalisasi dewasa ini, peperangan bukan lagi menjadi suatu kunci bagi memenangi suatu persaingan. Justru saat ini yang dibutuhkan adalah soft power. Keunggulan budaya salah satunya. Dalam banyak hal ini jelas sekali keunggulan budaya Indonesia atas Malaysia. Lagu-lagu Indonesia banyak membanjiri Malaysia, bahkan menjadi top chart di negara mereka. Belum lagi hasil-hasil budaya lainnya seperti film, kerajinan, pencak silat, kebudayaan tradisional, dan lain-lain. Arsitektur misalnya, sudah menjadi pengetahuan umum bila menara kembar Petronas mencontek dari desain Candi Prambanan di Indonesia. Fenomena ini diakui oleh budayawan serta banyak artis Malaysia, salah satunya adalah Amy yang begitu gundah atas membanjirnya produk budaya dari Indonesia ke Malaysia

    6. Banyak pelancong-pelancong dari Indonesia yang kecewa tatkala membeli souvenir dari Malaysia, karena kebanyakan ternyata adalah made in Indonesia yang diganti labelnya menjadi made in Malaysia. Maksud hati ingin membeli produk asli Malaysia, namun ternyata yang didapat adalah made in Indonesia.

    7. Fenomena negara-negara yang jumlah penduduknya besar dan didukung dengan resources sumber daya alam yang melimpah merupakan cikal bakal menjadi negara besar ,maju dan berpengaruh dalam percaturan politik dunia adalah benar adanya (analisis Huttington, 1997), contohnya adalah USA, Rusia, China, India, Jepang. Negara lain yang mempunyai potensi menjadi Negara besar lainnya dalah Indonesia dan Brazil.

    8. Tidak ada satupun kurikulum mancanegara yang memasukkan mata pelajaran bahasa Malaysia kedalam kuliahnya, satu-satunya turunan dari bahasa melayu yang dijadikan kurikulum pendidikan bahasa asing adalah bahasa Indonesia.(Universit y di Australia, Belanda, Rusia, China, Jepang, Eropa, USA). Hal ini disebabkan karena bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa yang berpotensi semakin besar pemakaiannya di dunia (UNESCO) .
    FUCKforPEACE

  30. Like baresi 06 liked this post.
  31. #18
    Contributor
    Reputation
    STAIRWAYtoHEAVEN's Avatar
    Join Date
    May 2010
    Location
    LintasCafe | TokoKartuNama.com
    Posts
    3,334
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    8656.5
    Level
    28
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    5.33%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    50

    Bendera Malaysia Dibakar di Timur Tengah

    WorldNewsToday – Sejumlah kedutaan besar Malaysia di Timur Tengah saat ini tengah dilanda berbagai insiden. Pasalnya, hampir setiap hari terdapat kasus pembakaran bendera nasional Malaysia di depan kantor kedutaan mereka sendiri. Tidak hanya itu, para demonstran juga merobek-robek bendera dan melempari kantor kedutaan dengan kotoran unta dan telur busuk. Insiden tersebut merata di berbagai negara Timur Tengah tempat kedutaan Malaysia berada, antara lain Afghanistan, Mesir, Libanon, Palestina, Jordania, Irak, Iran, Suriah serta beberapa negara lainnya.

    Ismeth Al Maliki, salah seorang demonstran di Libanon yang diwawancari mengaku , pembakaran bendera Malaysia dilakukan oleh karena ia tidak dapat membedakan bendera Malaysia dan bendera “The Spangled Banner” milik Amerika. Alasan yang sama juga dikemukakan para demonstran lainnya. Bahkan, sebagian besar dari mereka beranggapan bahwa Malaysia adalah negara boneka Amerika. Mayoritas masyarkat Timur Tengah memang dikenal memiliki sikap anti-Amerika dan juga tidak menyukai segala sesuatu yang identik dengan Amerika.

    Seorang pakar Timur Tengah berpendapat bahwa insiden pembakaran yang masih berlanjut hingga saat ini adalah sesuatu yang wajar. Pangkal persoalan sebenarnya adalah tindakan plagiat Malaysia dalam membuat desain bendera nasional yang sama persis dengan bendera Amerika. Pendapat tersebut diamini oleh berbagai jurnalis dan media internasional. Mereka mengatakan desain bendera nasional Malaysia sangat tidak kreatif, kurang visioner, dan tidak peka terhadap kesamaan desain bendera Amerika yang sudah ada sejak tahun 1776.

    Insiden tersebut membuat Sekjen PBB, Ban Ki Moon, angkat bicara. Ia mengatakan dapat memahami demonstrasi tersebut. Ia justru memaksa Malaysia untuk menghentikan segala bentuk adopsi, imitasi, plagiar, serta pencurian mentah-mentah hasil karya intelektual serta warisan budaya negara lain.

    Sementara itu, Menlu Amerika Condolezza Rice justru mempersalahkan Malaysia yang tidak arif dalam membuat suatu desain untuk produk-produk identitas nasionalnya. Ironisnya, negara-negara yang mendapatkan nota protes dari Malaysia atas insiden tersebut, tidak meresponnya sama sekali. Mereka melihat insiden tersebut sebagai sebuah lelucon politik yang patut ditertawakan, ditengah-tengah upaya mereka dalam menciptakan perdamaian di Timur Tengah. (WorldNewsToday.Com)
    FUCKforPEACE

  32. #19
    Contributor
    Reputation
    STAIRWAYtoHEAVEN's Avatar
    Join Date
    May 2010
    Location
    LintasCafe | TokoKartuNama.com
    Posts
    3,334
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    8656.5
    Level
    28
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    5.33%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    50
    Di world map (sipadan dan ligitan termasuk negara malaysia) juga dr pertama itu tuh pulau NKRI,dan kenapa malay banyak sekali mengklaim budaya Indonesia?

    hasil klaim malaysia :
    1.Tari Pendet
    2.Reog Ponorogo
    3.Keris
    4.Batik
    5.Lagu Jali Jali
    6.Wayang
    7.Angklung
    8.Gamelan
    9.Lagu Anak Kambing Saya
    10.Lagu Injit Injit Semut
    11.Lagu Soleram
    12.Kuda Lumping
    13.Tari Piring
    14.Kain Ulos
    15.Naskah Kuno Riau
    16.Naskah Kuno Sumatera Barat
    17.Naskah Kuno Sulawesi Tenggara
    18.Cadik
    19.Musik Indang Sungai
    20. nama gw ini gw pegangin banget & sdh gw stempel STH, biar gak di klaim, awas stempelin tuh anak bini kite semua, biar gak di klaim hehehe
    FUCKforPEACE

  33. Like baresi 06 liked this post.
  34. #20
    Contributor
    Reputation
    STAIRWAYtoHEAVEN's Avatar
    Join Date
    May 2010
    Location
    LintasCafe | TokoKartuNama.com
    Posts
    3,334
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    8656.5
    Level
    28
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    5.33%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    50

    Waspadai Insiden Bintan Berakhir Seperti Sipadan Ligitan

    Sorry, please register/login first to see this image



    Jakarta (ANTARA) – Kepala Riset Pusat Kajian Pembangunan Kelautan dan Peradaban Maritim Suhana meminta Pemerintah mewaspadai insiden pengawas perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di perairan Bintan, Kepulauan Riau, berakhir seperti kasus Sipadan dan Ligitan.

    "Perlu kita cermati secara mendalam, insiden perairan Bintan jangan sampai menjadi strategi untuk mengklaim perairan Bintan sebagai wilayah kedaulatannya," kata Suhana di Jakarta, Kamis.

    Seperti diketahui hingga saat ini perundingan perbatasan Indonesia dengan Malaysia di perairan Bintan tempat terjadinya insiden masih mengalami kebuntuan, ujar Suhana. Untuk itu Pemerintah perlu tegas terhadap sikap Malaysia atas insiden tersebut.

    Menurut dia, Pemerintah Malaysia sebelumnya juga pernah mengklaim wilayah perairan tersebut sebagai wilayah kedaulatannya dengan mengeluarkan peta, namun Pemerintah Indonesia sudah melayangkan penolakan atas peta tersebut.

    Sorry, please register/login first to see this image


    Namun demikian upaya Malaysia untuk mengklaim perairan tersebut ternyata tidak berhenti sampai disitu, mereka terus melakukan berbagai upaya untuk menunjukkan bahwa perairan tersebut masuk kedalam kedaulatan mereka, lanjutnya.

    "Karena itu jangan sampai kelengahan pengawas perikanan Indonesia dimanfaatkan. Kita tahu bahwa jumlah hari operasi Kapal Pengawas Kelautan dan Perikanan tahun 2010 ini mengalami penurunan dari 180 hari menjadi 100 hari, akibatnya pengawasan pencurian ikan di perairan Indonesia menjadi lengah," tegas Suhana.

    Sehingga tidak heran kalau aktivitas pencurian ikan di perairan Indonesia saat ini cenderung meningkat, katanya.

    Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (2010) menunjukan bahwa sampai akhir Juni 2010 tercatat dari 116 kapal ikan ilegal yang tertangkap kapal pengawas perikanan, 112 diantaranya merupakan kapal ikan asing, termasuk kapal Malaysia.

    Berkurangnya hari operasi kapal pengawas tersebut, ia berpendapat sebagai dampak dari kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan yang merealokasi anggaran di (KKP) Tahun 2010.

    "Kami menduga ada kesengajaan lima kapal nelayan Malaysia melakukan pencurian ikan di wilayah perairan Bintan. Karena bila tidak ada tindakan protes dari aparat Indonesia, mereka dapat mengklaim perairan tersebut merupakan wilayah kedaulatannya," lanjut Suhana.

    Ia mengatakan jika melihat kembali dokumen beralihnya Pulau Sipadan dan Ligitan, di mana perundingan Indonesia dan Malaysia saat itu mengalami kebuntuan dan akhirnya disepakati status quo.

    Namun dalam kondisi status tersebut Pemerintah Malaysia telah memanfaatkan kelengahan Pemerintah Indonesia atas pengawasan terhadap kedua pulau tersebut dengan cara memberikan izin untuk membuat berbagai sarana wisata.

    "Upaya tersebut berhasil dilakukan karena tidak ada protes dari Pemerintah Indonesia," tegasnya.

    Dalam Sidang Mahkamah Internasional Tahun 2002, sempat memutuskan bahwa tidak satu pun dari Pemerintah Indonesia dan Malaysia yang berhak atas Pulau Ligitan dan Sipadan berdasarkan traktat.

    Namun pertimbangan Mahkamah selanjutnya berpihak pada yang memiliki hak kepemilikan (title) atas pulau-pulau sengketa berdasarkan penguasaan efektif (effectivites) yang diajukan oleh mereka.

    Dalam kaitan ini, Suhana menjelaskan Mahkamah menentukan apakah klaim kedaulatan para pihak berdasarkan kegiatan-kegiatan yang membuktikan adanya suatu tindakan nyata, pelaksanaan kewenangan secara terus menerus terhadap kedua pulau, antara lain misalnya (adanya) itikad dan keinginan untuk bertindak sebagai perwujudan kedaulatan.

    Berdasarkan effectivites tersebut maka pada tanggal 17 Desember 2002 Mahkamah Internasional mengakui penguasaan efektif yang telah dilakukan oleh Pemerintah Malaysia atas Pulau Ligitan dan Pulau Sipadan, dan selama penguasaan efektif tersebut tidak ada gugatan atau protes dari pemerintah Indonesia.

    "Karena itu kami mendesak Pemerintah untuk tegas dalam perundingan terkait perbatasan, segera meningkatkan pengawasan di perbatasan, dan menekan negara lain yang tidak segera menyelesaikan perundingan perbatasan dengan meninjau kembali kerja sama yang telah dilakukan dua negara," ujar Suhana.

    sumber : Antara
    FUCKforPEACE

  35. Like baresi 06 liked this post.
+ Reply to Thread
Page 1 of 5 1 2 3 4 5 LastLast

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Similar Threads

  1. Cew2 MALAYSIA
    By Xavier Xavieruz in forum Photo COPAS
    Replies: 12
    Last Post: 17-12-2010, 16:59
  2. Replies: 20
    Last Post: 31-08-2010, 20:45
  3. Malaysia Akan Caplok Bank Domestik
    By sule in forum BEHA NASIONAL
    Replies: 0
    Last Post: 26-08-2010, 21:55
  4. Taufik Maju Ke Semifinal Malaysia Open
    By rss in forum LINTASCAFE PORTAL
    Replies: 0
    Last Post: 09-07-2010, 20:50
  5. Tunggal Putri Berguguran di Malaysia Open
    By rss in forum LINTASCAFE PORTAL
    Replies: 0
    Last Post: 08-07-2010, 15:52

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts