+ Reply to Thread
Results 1 to 5 of 5

Thread: Apakah Malaysia Punya Misi Tersendiri di Indonesia?

  1. #1
    Administrator Reputation tupique's Avatar
    Join Date
    May 2010
    Location
    between the sheets
    Posts
    545
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    1512.5
    Level
    13
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    13.84%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    50

    Apakah Malaysia Punya Misi Tersendiri di Indonesia?

    Catatan:
    Kenapa di taruh di Feed Our Soul? Karena isinya memang sesuai. Mengajak kita untuk berpikir, bukan hanya mengecam, tentang apa sebenarnya yang terjadi di negara kita terutama untuk hal-hal yang terkait dengan Malaysia.


    Teroris Asal (Agen Rahasia?) Malaysia

    Otak dibelakang semua teror ini adalah Dr Azzahari Husein, Noordin M Top, yang keduanya adalah warga negara malaysia. Lalu kenapa mereka tidak melakukan pengeboman di Malaysia kalau alasannya ingin melenyapkan Amerika dan kaum kafir? Di Malaysia ada pusat perjudian Genting highlands, di Malaysia banyak turis asing sejak mereka gencar berpromosi dengan Truly Asia-nya. Semua yang dijadikan sasaran teroris, Hotel JW Marriott, Hotel Ritz Carlton dan Kedutaan Amerika serta Australia, semuanya juga memiliki cabang di Malaysia, kenapa Indonesia yang di bom?

    Ketika bom Bali pada Oktober 2005 dan bom di Kedutaan Australia pada September 2004.

    Bali dipilih, karena salah satu lokasi wisata yang paling terkenal di dunia, setiap tahunnya kunjungan turis asing ke Bali mengalahkan kunjungan turis asing ke Malaysia. Merasa tidak bisa bersaing, maka Malaysia membom Bali. Jumlah turis ke Bali menjadi sepi dan hampir semua berpindah ke Malaysia, yang kemudian gencar promosi dengan Malaysia Truly Asia-nya.

    Dari sejumlah korban yang berjatuhan akibat teror bom di Indonesia tidak ada satu orangpun warga negara Malaysia yang menjadi korban.

    Negara yang selamat dari Resesi Global di Asia hanya 3 negara (Indonesia, China & India). Malaysia anjlok dengan pertumbuhan ekonomi minus 6%!. Produk andalan mereka (Kelapa sawit dan karet harganya anjlok di pasar dunia. mereka harus mencari sumber baru). sumber baru itu bernama Ambalat. Lepas pantai ambalat menyimpan banyak cadangan minyak bumi yang nilainya luar biasa. Karena berada di Indonesia, maka Malaysia mencoba melakukan provokasi kepada Indonesia dengan harapan Indonesia merespon dan menyerang terlebih dahulu, kalau sudah demikian dan terjadi perang terbuka, maka Malaysia akan mengadukannya kepada Mahkamah Internasional.

    Malaysia gagal memprovokasi Indonesia di Ambalat maka Malaysia melakukan terror bom. Di saat Indonesia baru selesai Pemilu dengan kisruh DPT dan bersiap menyambut MU, ditambah dengan kepercayaan dunia Internasional yang tinggi yaitu: konferensi berskala internasional banyak dilakukan di Indonesia. Malaysia membom Hotel Ritz Carlton dan JW Marriot dengan harapan pengeboman terjadi karena orang yang tidak puas dengan Pemilu.

    Alasan Pemboman Dilakukan Pagi Hari

    Mengapa di lakukan 17 Juli? mengapa tidak tanggal 19/20 ketika tim sepak bola Inggris Manchester United sudah berada di Hotel Ritz Carlton? Mengapa dilakukan di saat pagi hari? Karena yang diincar adalah kegiatan CEO Breakfast meeting yang berlangsung. Meeting itu merupakn pertemuan rutin yang dihadiri oleh para petinggi perusahaan TAMBANG yang ada di Indonesia, tujuannya memberikan image kepada dunia bahwa Indonesia bukan tempat yang aman untuk berinvestasi dan berharap pengerjaan blok Ambalat pertambangan, akan jatuh ke tangan mereka.

    Perhatikan nama-nama korban dibawah ini, alasan yang kuat mengapa Malaysia melakukannya di pagi hari
    • Kevin S Moore, PresDir Husky, perusahaan energi besar dunia.
    • Gary Ford, PresDir Anadarko Indonesia Company, produsen minyak & gas terbesar di dunia.
    • Garth McEvoy, PresDir Thiess Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan asal Australia.
    • Peter Van Wessel, PresDir Oil Tanking Ltd, perusahaan bergerak di bidang layanan penampungan minyak & bahan tambang.
    • James Castle, Chairman dan pendiri Castle Asia, perusahaan konsultan bisnis. Castle adalah tukang lobi terkemuka bagi perusahaan asing yang ingin investasi di Indonesia.
    • Noke Kiroyan, Mantan CEO PT Newmont Pacific Nusantara dan PresDir PT Rio 7. Tinto Indonesia, Noke menjabat sebagai Managing Partner PT Komunikasi Kinerja.
    • Adrianto Machribie, Mantan PresDir PT Freeport Indonesia pada 1996 -2006. Sekarang menjabat PresDir Atlantic Copper, anak usaha Freeport-McMoran Copper and Gold. Dia juga Penasehat Senior Presiden Direktur PT Freeport Indonesia.
    • Dave Potter, Warga negara Amerika Serikat Direktur PT Freeport Indonesia, perusahaan emas besar dunia asal Amerika Serikat.
    • Timothy Mackay, CEO PT Holcim Indonesia, Holcim merupakan raksasa semen dunia asal Swiss.

    Klaim Malaysia Atas Kemerdekaannya

    Kemerdekaan Malaysia yang lebih dari setengah abad ini merupakan jerih payah Malaysia melawan penjajah Inggris, tetapi sebenarnya hadiah yang diberikan oleh Ratu Inggris sebagai koloninya dan saat ini Malasyia adalah salah satu anggota persemakmuran Inggeris (British Commonwealth).

    Lagu Kebangsaan Malaysia: Lagu Keroncong

    Dalam catatan arsip Lokananta, hanya tertulis lagu tersebut sebagai lagu hiburan atau lagu rakyat populer dalam kategori jenis irama keroncong berdurasi 11 menit 15 detik dan tidak ada nama pencipta. Terang Bulan direkam pada piringan hitam pada 16 Maret 1965, bersama tiga lagu jenis keroncong lainnya. Lagu ‘Terang Bulan’ yang konon dijiplak untuk lagu kebangsaan Malaysia pada tahun 1957, ‘Negaraku’ ternyata juga saduran dari lagu karangan musisi Prancis Pierre-Jean de Béranger.

    Lagu Terang Bulan sebenarnya tak diketahui penciptanya. Lagu tersebut pertama kali dinyanyikan secara kor di Radio Republik Indonesia Jakarta pada 1956. Lagu tersebut kemudian dipindahkan ke piringan hitam di perusahaan rekaman Lokananta, yang kini merupakan salah satu cabang Perum Percetakan Negara RI, pada 1965. “Kedua lagu tersebut sangat identik dan sangat mirip, terutama dalam hal introduksi, nada, dan tempo lagu,” kata Ruktiningsih. Ruktiningsih menjelaskan, Negaraku hanya mengubah syair Terang Bulan. Musik pengiring Negaraku dimodifikasi dengan sentuhan orkestra. Adapun lagu Terang Bulan diiringi musik sejenis keroncong.

    Negara Kita Tak Lagi Bergigi

    Betapa bedanya keadaan kita kini. Bukan hanya lagu dan tarian yang satu per satu diklaim negara lain, sumber-sumber alam dan sumber daya manusia kita pun banyak yang ada di bawah kendali orang luar.

    itu semua mendorong kita bertanya, jangan-jangan kita sedang tidak dihormati oleh banyak kalangan di luar Tanah Air. Lebih dari itu, jangan-jangan kita ini sedang dilecehkan dan dimanfaatkan berbagai pihak untuk melayani kepentingan mereka sendiri, dari kepentingan ekonomi, budaya, politik, hingga radikalisme transnasional.

    Jika itu benar, tampaknya tugas kita kini bukan hanya menyatakan rasa berang dan protes terhadap negeri jiran yang suka main klaim itu, tetapi juga berjuang agar bangsa ini kembali disegani bangsa-bangsa lain karena kepeloporannya.

    Kita perlu tunjukkan kepada dunia bahwa bagai seekor harimau, kita tidak hanya gagah perkasa, tetapi juga bergigi lengkap dan tajam, siap menerkam setiap bentuk kesombongan, main klaim, terorisme antarnegara, dan setiap wujud ketidakadilan.

    Mengapa Malaysia Selalu Menyebut Kita Saudara Serumpun?

    jika kita kembali lagi ke masa silam saat Islam mulai masuk ke pelosok dan pesisir nusantara, beberapa bangsawan yang tidak eksis di wilayah seperti Sulawesi yang dikuasai oleh Kerajaan Goa Bugis-Makassar, dalam epos lagaligo para bangsawan Kerajaan Luwu melakukan perantaun di tanah Malaysia. Para Melayu yang tidak eksis di daerah Minang dengan adanya kerajaan Sumbar, juga merantau ke Malaysia, dan runtuhnya kerajaan Majapahit membuat beberapa raja merantau ke tanah Bali bagi yang beragam Siwa, Hindu-Budha, sedangkan etnis Jawa yang sudah memeluk Islam yang berada di pesisir pantura mereka juga merantau ke Malaysia.

    Artinya apa makna dari lakon sejarah ketika eksodus etnis ini terjadi ke wilayah Malasyia sekitar abad 17, Malaysia kontemporer saat ini ketika mereka kembali akan mengukuhkan jati diri akar budayanya sebagai lambang supremasi promosi pariwisata, mereka menemukan berasal dari leluhur para pelarian yang kecewa dan tergusur di tanah nusantara pada masa itu. Tentu secara mistik ini adalah luka lama dan dendam sejarah yang perlu diraih kembali demi keagungan leluhur mereka.

    Walaupun Malaysia dalam kebijakan politik dalam negerinya sangat anti budaya AS dan barat, namun kebijakan diplomasi politik international mereka sangat bersahabat dengan AS dan dunia barat yang nota bene semua afiliasi Yahudi-Israel. Indonesia kalah dalam percaturan diplomasi politik international dengan Malaysia, jadi segala sengketa dalam arbitrase mahkamah international sangat jelas akan menguntungkan negeri jiran tersebut.

    Indonesia Sekarang?

    Indonesia adalah negara besar baik luas wilayah dan besaran penduduk di dukung oleh kekayaan alam setelah Cina, AS, dan India, plus mayoritas muslim, jadi semua bangsa merasa punya kepentingan besar atas kelangsungan bisnis mereka di Indonesia termasuk masalah ideologi.

    Nah, kembali lagi kepada kita, harus kemana bangsa ini menghadapi kemelut ini, gurita era globalisasi neoliberalisme dimana kita hanya menjadi penonton dan penikmat sesaat ?

    Kita pernah punya Soekarno dengan slogan ‘Ganefo’ disegani oleh dunia barat dan Malaysia, kita juga pernah punya Soeharto yang disegani karena kepeloporannya dalam gerakan non-blok dan ASEAN, ternyata dari kepeloporan itu banyak negara-negara asing yang punya kepentingan besar di Indonesia menjadi risau dan gundah gulana termasuk Malaysia.

    Semestinya negeri ini bisa tetap disegani oleh bangsa dan negara lain bila saja para pemimpin bangsa saat ini dapat meneruskan warisan dari para pemimpin sebelumnya.

    sumber:
    Sorry, please register/login first to see this link

  2. Thanks STAIRWAYtoHEAVEN, Alu BSD thanked for this post.
    Like STAIRWAYtoHEAVEN, Alu BSD, Sudirman liked this post.
  3. #2
    Contributor
    Reputation
    STAIRWAYtoHEAVEN's Avatar
    Join Date
    May 2010
    Location
    LintasCafe | TokoKartuNama.com
    Posts
    3,334
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    8656.5
    Level
    28
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    5.33%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    50
    pembahasan yg sama persis, coba simak postingan di atas & juga ini :

    baca ini baik2 sob semuanya, catatan hitam Malaysia :

    Malaysia Lupa Kacang Akan Kulitnya

    INILAH.COM, Jakarta – Negara-negara asing, kebetulan sering dibingungkan oleh perbedaan antara antara MalaySIA dan IndoneSIA. Karena bagian akhir dari prononsasi kedua nama itu, kedengarannya mirip.

    SATU
    Masih soal teroris asal Malaysia. Selama perburuan, tak sepatah katapun terucap dari Malaysia misalnya Kualalumpur bersedia membantu Indonesia menangkap Azahari dan Noordin.

    Hingga kedua teroris itu ditembak mati Densus 88, pemerintah Malaysia pun tetap tak bersuara. Malaysia seolah tidak mau dilibatkan bahkan melihat wajah warga mereka itu yang sudah menjadi mayat itu. Semua otoritas negara itu menghindar jika diminta berbicara tentang teroris asal Malaysia tersebut.

    Sehingga wajar bila muncul dugaan bahwa Malaysia sengaja memplot kedua warganya untuk merusak Indonesia. Sejauh mana kebenarannya hanya Tuhan dan otoritas elit Malaysia yang tahu.

    DUA
    Catatan hitam lainnya adalah: Pembukaan Konsulat! Yang juga cukup kontroversi adalah ketika Indonesia sedang sibuk-sibuknya mengurus dampak dari Bom Bali, pemerintah Malaysia justru merecoki Indonesia. Malaysia secara tergesa-gesa meminta persetujuan Jakarta bagi pembukaan kantor Konsulatnya di Bali.

    Indonesia sibuk memperbaiki dampak kerusakan Bom Bali, yang otaknya teroris asal Malaysia sementara pada saat yang bersamaan Malaysia sibuk mencari lokasi gedung kantor konsulatnya di Bali.

    Pembukaan konsulat Malaysia di Bali disebut kontroversi karena menurut catatan Pemda Bali, warga Malaysia yang datang sedikit sekali jumlahnya. Demikian halnya warga Malaysia yang menetap atau bekerja di Bali juga hampir tidak ada. Sehingga urgensi pembukaan kantor konsulat tidak ada sama sekali.

    TIGA
    Catatan hitam berikutnya, Klaim Kebudayaan! Belakangan muncul kecurigaan, pembukaan konsulat Malaysia di Bali terkait usaha ingin mematikan Pulau Dewata sebagai daerah tujuan wisata terkemuka di Indonesia.

    Bom Bali yang menelan korban ratusan warga negara asing, menjadi momentum Malaysia mempromosikan Pulau Langkawi, ia sebut lebih bagus dari Bali. Malaysia ingin menyedot turis manca negara ke negerinya. Lewat konsulat itulah Malaysia mempelajari kelemahan dan keunggulan turisme Bali.

    EMPAT
    Tidak lama setelah pembukaan konsulat di Bali, Malaysia kemudian mengklaim tari pendet yang selama ini hanya ada di Bali, merupakan warisan kebudayaannya. Demikian sistimatisnya Malaysia merancang agenda melakukan pengrusakan citra Indonesia.

    Klaim itu sama saja dengan mengatakan, bahwa yang telah mencuri kebudayaan justru Bali atau Indonesia. Semakin keras klaim balik Indonesia terhadap sebuah kebudayaan, bagi Malaysia hal itu semakin baik. Karena yang terjadi, Indonesia-lah sebenarnya yang menjadi maling atas semua heritage bangsa Melayu.

    LIMA
    Catatan hitam yang paling banyak diberitakan adalah penyiksaan TKI! Dalam lima tahun terakhir ini, penyiksaan TKI (Tenaga Kerja Indonesia) di Malaysia terus terjadi. Sekalipun media-media di Indonesia sudah melaporkan secara luas tetapi penyiksaan terus saja berlangsung.

    Penyiksaan oleh majikan Malaysia terhadap TKI, sepertinya didukung mayoritas warga negara itu. Bahkan termasuk pemerintah Malaysia meskipun dilakukan secara tertutup. Hal ini tercermin dari istilah resmi pers Malaysia.

    Mereka antara lain menamakan sejumlah TKI yang berada di negeri jiran itu sebagai pendatang haram. Penggunaan istilah resmi oleh pers Malaysia menjadi faktor penting untuk menilai sejauh mana sikap tidak bersahabat itu.

    Sebab pers di sana berada dalam kontrol pemerintah. Berarti setiap agenda pemerintah wajib didukung pers Malaysia. Oleh karena itu jika Indonesia bereaksi keras terhadap Malaysia dan persnya adem ayem saja, hal tersebut terjadi karena pers wajib membela pemerintahnya. Pers Malaysia tidak sebebas Indonesia.

    Padahal jika merujuk keterangan Jenderal Yoga Sugama (almarhum), Kepala Bakin (Badan Koordinasi Intelejen Indonesia) di 1980-an, hingga kapanpun, Malaysia tidak pantas menyebut TKI sebagai pendatang haram.

    Sebab ketika pertama kali rombongan TKI menginjakkan kaki di Malaysia, sekitar tigapuluh tahun lalu, prosedur keimigrasian, sengaja dilonggarkan. Mengapa? Karena kehadiran TKI di Malaysia punya sejarah, proses dan alasan tersendiri.

    Semuanya melalui kesepakatan dan tidak lepas dari kebijakan dan permintaan Kualalumpur. Menurut almarhum Yoga Sugama, pihak Malaysia yang mengemis bantuan TKI kepada Indonesia.

    Dalam keterangannya di depan Komisi I DPR-RI, ia antara lain menyebut, Kualalumpur meminta bantuan kepada Jakarta agar menyuplai TKI sebanyak mungkin ke Malaysia. Tujuannya agar warga Indonesia secara kasat mata akan menjadi penyeimbang proporsi kependudukan di Malaysia.

    Oleh sebab itu jika Malaysia berubah mengusir TKI dengan alasan masuk tanpa dilengkapi surat-surat resmi, pegusiran ini merupakan pengingkaran atas komitmen yang dibuatnya sendiri.

    Kalaupun sekarang Malaysia sudah terbantu sehingga tidak perlu lagi bantuan Indonesia, sikap bangsa serumpun ini sama dengan ungkapan: lupa kacang akan kulitnya.

    sumber : inilah

    catatan STH :

    semoga membantu menyegarkan ingatan & menambah wawasan ttg urgensinya Indonesia, terutama kita semua sbg warga negara utk mencermati, sejauh mana pentingnya mempertahankan persahabatan saudara serumpun ini, ditambah lagi dg kasus lain yg gak kalah pentingnya, misalnya :
    1. wasit karate yg digebukin / dikeroyok 4 police Malay ?
    Wasit Karate asal Indonesia Donald Pieter Luther Kolopita dianiaya oleh Polisi Malaysia tanpa sebab
    2. istri konsulat RI di tahan aparat Malay
    3. ambalat
    4. kebudayaan Indonesia yg di klaim Malay, reog, keris, sampe nasi padang hehehehe
    5. lagu Rasa Sayange, tari pendet, dll
    6. masih byk yg malah terlalu banyak klo mo di data

    bgm coba skr ini pemerintah bersikap sedemikian lembek, & bahkan malah berbalik Malay yg komplen & layangkan keberatan atas ndo ?
    bener2 di balik kan sikonnya ?

    ini adalah sesuatu yang memang terencana !
    FUCKforPEACE

  4. #3
    Tamu Sopan
    Reputation

    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    102
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    648.55
    Level
    9
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    3.81%
    Weekly Activity
    10.12%
    Rep Power
    3
    Iya yah kok saya juga mikir kenapa Indo diem aja dengan smua yang diberitakan diatas. Teroris asal malaysia pun pemerinta malaysia ga kedengaran komen atau at least mau membantu meringankan kerugian yang di derita.

    Lucu banget mrk claim negara muslim punya TUhan segala tapi mereka punya perjudian. Trus knapa ga di bom tuh genting highland? Kenapa harus bali yang dibom? Kan lebih deket ke genting toh.

    Silahkan aja malaysia minta bantuan Australia dan inggris, saya rasa Australia juga ga akan mau bantu secara militer.

  5. #4
    Tamu Sopan
    Reputation
    Pancinger's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Bekasi
    Posts
    160
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    363.5
    Level
    6
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    96.63%
    Weekly Activity
    2.33%
    Rep Power
    3
    Sikap saya terhadap malaysia: Mereka bangsa yang tamak dan tidak bermartabat.sama seperti negara yg pernah menjajahnya.

    Saya mengajak ke pada teman2 juga untuk selalu mendukung pembangunan yang dicanangkan pemerintah kita. Kalau pemerintah kita sering di demo, di cela, di jatuhkan martabatnya maka Malaysia juga ngak takut. Jaman Soeharto mana malaysia berani. Sekarang pemerintah kita takut sama rakyat, karena rakyatnya yang ngak mau di pimpin.

    Pemerintah malaysia bisa fokus untuk mengembangkan negaranya, karena rakyatnya ngak banyak cincong, nurut aja.

    Pemerintah Indonesia sibuk ngurusi komplainan masyarakat, politik yg kisruh dan korupsi disemua lini. Gimana mau fokus ngembangi negara, kalau masyaraktnya ngak dukung. Maaf hanya opini pribadi.

  6. #5
    Tamu Sopan
    Reputation

    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    102
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    648.55
    Level
    9
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    3.81%
    Weekly Activity
    10.12%
    Rep Power
    3
    Kalau ngomong tentang malaysia lebih lanjut kayanya dah mulai oot karena ini kan heart and soul bukan politik...

    Untuk kembali ke arah heart and soul. Saya pikir ini harus kembali ke bangsa indonesia itu sendiri. Coba perhatikan kita cuma bisa marah dan keliatannya putus asa karena ga bisa apa2 lagi. Kadang orang marah dan emosi yang akhirnya di akhiri dengan kekerasan itu adalah bentuk frustasi dari kejiwaan seseorang dalam hal ini bangsa.

    Memang kalau kita sesaat ingin menoleh kebelakang dan melihat luka2 bangsa ini...justru olok2an malaysia ini harus menjadi cambuk bagi pemerintah kita dan masyarakat indonesia untuk menjadi lebih baik.

    Ga usah jauh2 dijalan raya ... pengemudi jalan raya saling serobot, saling tidak menghargai satu sama yang lain...bis dan kendaraan pribadi yang membahayakn penumpangnya, kecelakaan demi kecelakaan yang mana akhirnya hanya menjadi statistik belaka tanpa ada solusi pemecahannya. Ini baru masalah traffic lo...blom sampah, kemiskinan, tki yang dianiaya, pendidikan.

    Khususnya di pendidikan saya sangat prihatin sekali. Kunci kemajuan negara adalah dari pendidikan masyarakatnya karena disitulah kualitas negara itu dilihat. Amerika australia singapura dan negara2 maju lain di eropa banyak berkarya karena penduduk mereka berpendidikan dan pendidikan adalah mutlak disana bahkan gratis di banyak negara maju. Pendidikan di Indonesia sudah mulai tidak ada standard, orang yang mampu dapat memperoleh pendidikan yang berkualitas tinggi, skolah internasional, dsb. Malah pendidikan dijadikan STATUS! Untuk bergaya2. Gue nih sekolah di international school, bayarannya 5 juta sebulan. Malah di skolah2 high class tsb banyak dijadikan ajang pameran harta.

    Contoh lain adalah ketidakperdulian pemerintah atas rakyat kecil. Lingkungan yang tidak sehat penuh sampah, dan penyakit. Coba liat muara baru contohnya, bau busuk dan penuh sampah. Berdalih pasar ikan? Pasar ikan di Australia tidak bau tuh...bersih. Berdalih negara maju? Lah knapa mereka bisa kita tidak? Kan balik ke pemerintahnya dan penataannya juga waste managementnya.

    Ini baru segelintir contoh...mungkin sudah saatnya kita mawas diri tanpa emosi...biarkan mereka ngomong se enaknya...kita sebenarnya bisa lebih kaya dari malaysia kalo kita mau, lebih maju. Tunjukan itu! Itu adalah peperangan sebenarnya...bukan adu fisik bukan adu militer.

+ Reply to Thread

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Similar Threads

  1. Replies: 20
    Last Post: 31-08-2010, 20:45
  2. Replies: 28
    Last Post: 26-08-2010, 03:12
  3. Punya Bibir Sexy? Mungkin Saja..
    By rss in forum LINTASCAFE PORTAL
    Replies: 1
    Last Post: 03-08-2010, 18:10
  4. Indonesia Rebut Dua Gelar di Malaysia Open
    By rss in forum LINTASCAFE PORTAL
    Replies: 0
    Last Post: 12-07-2010, 12:50

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts