Inilah spek PC working + gaming saya yang baru:
- PC Case Coolermaster CM 690
- Motherboard ASROCK 880GM LE
- Memory Corsair CMX4GX3M2A1600C9 (DDR3-1600, 2x2GB)
- Video Digital Alliance ATI HD5770 VRAM 1GB DDR5, support DirectX 11
- Harddisk Western Digital Green 1 TB (64MB cache, SATA2)
- Prosesor AMD AThlon II X4 635 (2,9 GHz, quad core, AM3)
- Power Supply Corsair TX 650W
- DVD-RW LG GH24NS50 (SATA, dual layer)
Untuk harga per komponen, silahkan lihat di Vector Computer (Sorry, please register/login first to see this link
), karena semua komponen saya ambil di situ (pesan secara online). Udah langganan dan harganya cukup bersaing dengan toko HJ Computer, tokonya (di Mangga Dua Mall Jakarta) juga enggak serame toko komputer HJ (Dusit Mangga Dua). Jadi bisa lebih nyaman pilih barang dan belanja.
PC Case Coolermaster CM 690
Tadinya saya memilih Coolermaster CM 690 II Plus, tapi ternyata casing tersebut tidak ada, maka berpindah ke “adiknya”, CM 690. Lebih murah namun dari sisi ukuran dan fitur tidak ada perbedaan berarti. CM 690 adalah casing yang tanpa baut. Baut dipakai hanya saat memasang motherboard dan power supply. Memasang video card dan storage devices semuanya tanpa baut.
CM 690 memakai dan menerapkan konsep Silent PC. Dalam konsep Silent PC, posisi power supply di bawah motherboard. Dengan demikian panas yang dikeluarkan oleh PSU tidak akan mengarah ke prosesor dan motherboard, sehingga kipas tidak akan berputar kencang karena berusaha mendinginkan motherboard dan prosesor. Di bagian power supply, terdapat bantalan karet, sehingga getaran kipas dari PSU tidak akan merembet langsung ke badan casing, mengurangi suara berisik yang sering timbul akibat vibrasi. Pemasangan hard disk juga tidak menempel langsung ke badan case, tapi disediakan rak yang dapat dilepas. Coolermaster CM 690 ini memiliki filter udara dan terpasang di bagian depan, bagian atas, bagian bawah casing serta di bawah power supply, sehingga penumpukan debu dapat diminimalkan.
Motherboard ASROCK 880GM LE
Sesuai dengan namanya, this board rocks! Sangat “pemurah” terhadap overclocking. Overclocking dapat dilakukan lewat cara konvensional yaitu utak atik BIOS, atau lewat shortcut yang disediakan oleh BIOS (dan muncul saat pertama kali PC dinyalakan), atau lewat software (Windows only) dimana selain meng-overclock, kita juga dapat mengatur kecepatan kipas. Overclocking dapat dilakukan dengan menaikkan clock rate atau menaikkan voltase.
ASROCK 880GM LE adalah motherboard RAM dual channel dan maksimum RAM yang dapat dipasang adalah 8 GB saja. Untuk mendapatkan performa maksimum dari prosesor, disarankan untuk selalu memasang RAM dalam konfigurasi dual channel, yaitu selalu memakai keping RAM dalam jumlah genap dan sesuaikan dengan besar RAM yang anda inginkan. Bila motherboard anda memiliki empat slot untuk memori, dan anda ingin memasang 4GB RAM dan ingin mendapatkan performa maximum, maka pasang memori dengan salah satu kombinasi ini: 4x1GB atau 2x2GB.
Memory Corsair CMX4GX3M2A1600C9
Corsair CMX4GX3M2A1600C9 adalah memory DDR3-1600 dan memakai “heat spreader”, sehingga panas dari badan chip akan lebih cepat terlepas ke udara. Corsair CMX4GX3M2A1600C9 berisi 2 keping memori 2GB, total menjadi 4 GB, dan memenuhi syarat konfigurasi dual channel yang dibutuhkan oleh prosesor modern.
Digital Alliance ATI HD5770
Video card yang memakai chipset HD5770 dari ATI AMD ini memiliki jalur data memori 128-bit, mendukung DirectX 11, ramah overclocking, dan jumlah video RAM DDR5 1GB. Dari pengujian memakai game balap GTR Evolution yang haus memory video (untuk menyimpan texture), video card ini dapat mengatasi dengan baik. Slot PCI-express juga masih dapat melayani trafik data dengan lancar. Game dalam setingan grafik Maximum, berjalan cukup mulus dan FPS minimum adalah di kisaran 50 FPS. Semakin tinggi FPS minimum, semakin mulus jalan game anda, dan semakin nyaman gaming experience anda.
Video card semacam ini juga berperan penting bagi desainer. Tengok Photoshop seri CS yang juga dapat memanfaatkan kekuatan dan kecanggihan prosesor 3D dalam video card, di saat anda mengedit gambar berukuran besar. Jadi video card ini bagi saya adalah sebuah investasi yang layak untuk jangka panjang.
AMD Athlon II X4 635
Mengapa AMD dan mengapa quad core?
Memang, sebelumnya saya ingin mengunakan proseor Intel seri i3 atau i5. Tapi dari hasil review Tom’s Hardware, perbedaan performa antar prosesor quad core dari AMD ataupun Intel tidaklah terlalu jauh. Intel memang lebih unggul, tapi bagi saya keunggulan itu masih tidak sesuai dengan perbedaan harga yang harus saya tanggung. Pemilihan prosesor inilah bagi saya yang paling lama (memilih dari sisi performa plus harga), namun paling vital, karena menentukan motherboard apa yang harus dipakai.
Empat core berarti multi tasking yang lebih baik dan gaming experience yang lebih baik. Prosesor dual core dalam waktu 3-5 tahun akan terpuruk dalam hal performa karena tuntutan aplikasi multimedia (ehm, game) yang semakin kompleks dan “indah”. Tapi bila anda hanya memakai untuk aplikasi kantoran atau browsing, dual core masih pilihan mantap. Untuk desain? Photoshop CS sudah memakai fasilitas 3D dalam video card dan sudah mendukung multithreading, sehingga semakin banyak core, semakin mulus anda bekerja.
Bila bujet anda masih tidak mencukupi untuk prosesor ini, maka pilihlah AMD Athlon II X3 440 (triple core). Prosesor ini bisa disebut prosesor “beli dual core bonus satu core”, tapi ekstra core tersebut akan sangat membantu pekerjaan anda (selain gaming tentunya).
Hard Disk Western Digital 1TB Green
Untuk hard disk, well, saya membuat kesalahan di sini. Saya ingin hard disk berkapasitas 1 Terabyte. Pilihan saya adalah Seagate, namun saat saya membeli, hard disk tersebut tidak ada, dan yang ada adalah WD 1TB Green ini. Berdasarkan penjelasan di website Western Digital, seri Green adalah hard disk yang hemat energi, ramah lingkungan, lebih murah, tapi under perform, tidak memiliki performa baik. Dan benar saja, saat ditest dengan rating Windows 7, hard disk ini adalah yang paling rendah dan sayapun diberikan peringatan oleh Windows 7 tentang rendahnya performa hard disk dibanding komponen lain. Namun dari hasil bermain-main selama beberapa hari dengan berbagai aplikasi, masih belum terasa. Tidak ada lag saat bermain game. Tidak terasa lambat saat menguncompress file yang berukuran 1GB. Tidak terasa lambat saat membuka image ukuran besar lewat Photoshop CS 4. Ya sudah, kalo memang tidak terasa lambat, saya tidak berkeberatan walaupun "terganggu" dengan rating yang diberikan oleh Windows 7.
Power Supply Corsair TX 650
Corsair TX 650 memiliki banyak tenaga dalam tiap tingkat voltasenya.
- 3.3V = 24A
- 5V = 30A
- 12V = 52A
Dalam dunia komputer modern, kebutuhan tenaga (amper) yang besar amat penting, terutama di jalur 12V. Kebutuhan amper besar ini adalah untuk mendukung video card modern. Jadi bila anda sedang mencari sebuah power supply, jangan semata-mata terpaku pada total daya yang dikeluarkan, tapi lihat juga berapa besar amper dalam jalur 12V. Minimum amper yang biasanya dijadikan patokan adalah 33A tapi sebaiknya cari yang lebih tinggi dari 33A.
DVD-RW LG GH24NS50 (SATA, dual layer)
DVD Writer lansiran LG ini mendukung pemakaian DVD dual layer sehingga dapat menggandakan kapasitas penyimpanan DVD dari standar 4GB menjadi 8GB. Tentunya anda harus memakai kepingan DVD yang mendukung aplikasi dual layer.
Maksimum speed saat menulis adalah 24x. Namun kebisingan yang ditimbulkan dalam kecepatan ini amatlah luar biasa! Saat membaca, kebisingannya tidak seberapa.
DVD-RW LG GH24NS50 termasuk generasi awal yang menggunakan konektor SATA1 (atau biasa ditulis SATA saja). Konektor SATA sangat membantu saat penulisan ke keping DVD. Lebar bandwidth SATA yang mencapai 1,5 Gigabit/s (teoritis, pada prakteknya adalah sekitar 1,2 Gbit/s) plus max speed 24x mempercepat proses penulisan data ke kepingan CD/DVD.
Tinggal menunggu waktu saja untuk kemunculan drive DVD-RW (atau BluRay-RW?) yang mendukung speed menulis yang lebih tinggi dari 24x (tentunya bila kebisingan yang ditimbulkan speed lebih dari 24x dapat ditekan serendah mungkin) dan menggunakan konektor SATA2 (3 Gbit/s) atau SATA3 (6 Gbit/s).
Kesimpulan
Hanya satu yang kurang: pendingin untuk prosesor masih memakai pendingin standar dari AMD. Idealnya memakai pendingin air, tapi masih mahal sekali harganya. Kemungkinan kipas pendingin standar tersebut akan saya ganti dengan Coolermaster Hyper TX3.
Dari sisi performa, rating dari Windows 7 adalah sebagai berikut
- Prosesor 7.3
- Memory 7.3
- Desktop Graphics 7.4
- Gaming Graphics7.4
- Primary Hard disk 5.9
Rating diatas adalah berdasar skala 1.0 sampai 7.9 dari Windows 7.
Dan untuk ke masa depan, disamping mengupgrade pendingin, saya juga berencana untuk mengupgrade ke prosesor AMD Phenom II X6 (six cores) karena motherboard ASROCK mendukung prosesor tersebut. Tapi tunggu harga turun dulu pastinya.
Bookmarks