+ Reply to Thread
Page 1 of 2 1 2 LastLast
Results 1 to 20 of 29

Thread: Agenda hari ini

  1. #1
    Tamu Mampir
    Reputation Reputation
    baresi 06's Avatar
    Join Date
    Jun 2010
    Location
    dibawah telapak kaki ibu
    Posts
    1,992
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    5189.5
    Level
    22
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    51.41%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    22

    Thumbs up Agenda hari ini

    TEMPO Interaktif,

    Pekan Wayang "Mengenal Wayang, Mengenal Jati Diri Bangsa"



    Waktu: 23-31 Juli 2010 Pukul 10.00-18.00 WIB

    Tempat: Bentara Budaya Jakarta, Jalan Palmerah Selatan 17, Jakarta Pusat

    Telp. : (021) 5483008, 5490666 ext. 7910-7915

    www.bentarabudaya.com



    Pameran dibuka untuk umum mulai 23 – 31 Juli 2010, Pukul 10.00 – 18.00 WIB





    Ini sebuah upaya untuk merayakan wayang dengan sasaran utama kaum muda/remaja perkotaan. Wayang, sebuah pencapaian seni budaya yang pada 2003 dikukuhkan oleh Unesco sebagai warisan budaya dunia, akan tampil dalam ujud pementasan dan pameran. Ada pementasan wayang golek Sunda dan wayang golek cepak yang diupayakan ringkas, sekitar satu atau dua jam, menyesuaikan diri dengan kehidupan kota besar yang serba bergegas.



    Dipentaskan juga wayang dengan dalang remaja atau dalang cilik, sebagai bagian dari upaya untuk lebih mendekatkan diri dengan kalangan remaja. Berbagai pementasan itu dengan sendiri lengkap memuat unsur-unsur sastra, rupa, musik, dan teater. Meski demikian juga disiapkan satu pagelaran wayang kulit purwa semalam suntuk dengan dalang Ki H. Manteb Soedharsono. Pementasan wayang golek dan wayang kulit itu diharapkan bisa mewakili gambaran kehidupan teater tradisional ini, yang cukup tersebar dan nyata masih hidup di berbagai daerah.



    Jadwal Kegiatan Pekan Wayang



    Kamis, 22 Juli 2010

    19.30 - Peresmian Pameran & Pertunjukan Wayang Betawi dengan Dalang Ki Sukar Pulung



    Jumat, 23 Juli 2010

    15.30 - Pemutaran film wayang kulit "Dewa Ruci", dalang Ki H. Manteb Soedharsono

    19.30 - Pementasan karawitan & Pedalangan Karyawan Kompas Gramedia-Kusumo Utomo, Dalang Ki Suyadi



    Sabtu, 24 Juli 2010

    15.00 - Peluncuran Buku Novel Grafis "Abimanyu Anak Rembulan" dan bedah buku dengan panelis Dian Sastro Wardoyo, Henry Ismono, Ni G Ayu Sukmadewi, Sudjiwo Tedjo

    19.00 - Pementasan Wayang Urban Mas Dalang Nanang Hape



    Minggu, 25 Juli 2010

    15.30 - Pentas Dalang Cilik Dwi Adinugroho



    Senin, 26 Juli 2010

    15.30 - Pemutaran film wayang "Ranjapan", dalang Ki Purba Asmara



    Selasa, 27 Juli 2010

    15.30 - Pemutaran film wayang "Kangsa Lena", dalang Ki B. Subono



    Rabu, 28 Juli 2010

    15.30 - Pemutaran film wayang "Srikandi", Dalang Ki H. Manteb Soedharsono



    Kamis, 29 Juli 2010

    20.00 - Pementasan Wayang Golek Sunda, dalang Ki Eka Cecep



    Jumat, 30 Juli 2010

    20.00 - Pementasan Wayang Kulit Dalang Ki H Manteb Soedharsono dengan lakon Gathutkaca Winisuda





    Pemeran Lukisan Bersama "Dimensi"



    Waktu: 22-31 Juli 2010

    Tempat: Elcanna Fine Art 35, Jalan Pakubuwono VI, Kebayoran Baru, Jakarta



    Pameran yang dikurasi I Wayan Seriyoga Parta ini akan menampilkan karya 12 seniman, yakni Arief Tousiga, Bagus Indrayana, Diyanto, Dolorosa Sinaga, Harry Cahaya, I Made Mahendra Mangku, I Made Supena, I Made Pasek Kusumawijaya, I Nyoman Agus Wijaya, Suklu, Nyoman Wijaya and Putut Wahyu Widodo.





    Perhelatan Seni ARTJOG10 "Indonesian Art Now: The Strategies of Being"



    Waktu: 16 – 29 Juli 2010

    Tempat: Taman Budaya Yogyakarta, Jalan Sriwedani No. 1 Yogyakarta





    Pameran Seni Rupa “N(art)URAL”



    Waktu: 9 – 23 Juli 2010

    Tempat: Tembi Rumah Budaya, Jalan Gandaria 1/47 B, Jakarta Selatan, Indonesia



    Tembi Rumah Budaya, Jakarta, memberi kesempatan kepada dua seniman muda, Aldhi Sukmaruhi (aldicurut) dan Slamet Rahardjo (lame) untuk menunjukkan hasil karya seni rupanya yang selama ini mereka pelajari di Institut Kesenian Jakarta.







    Pameran Seni Rupa Jakarta Wasted Artists



    Waktu: 13 – 27 Juli 2010

    Tempat: AOD Artspace, Jalan Panglima Polim V No. 38, Jakarta Selatan, Indonesia



    Seniman: Hauritsa, Henry Foundation, Krisgatha Achmad, Mateus Bondan, dan Mushowir Bing



    Jakarta Wasted Artists terdiri atas seniman-seniman visual muda yang masih tetap eksis berkarya. Masing-masing seniman masih melakukan kerja industri untuk survive, mencari nafkah. Tapi bukan berarti "berkesenian" (berkarya) hanya sekadar hobi. Intensitas dan persentase antara berkesenian dan kerja industri berjalan sejajar dalam pola hidup masing-masing. Bisa dibilang beban kita lebih berat, bekerja dan berkarya.





    Pameran Seni Rupa Kontemporer “Wall Street Arts”



    Waktu: 11 Juli – 2 Agustus 2010 Pukul 11.00 – 20.00 WIB (Senin-Sabtu) dan 11.00 – 16.00 WIB (Minggu)

    Tempat: Galeri Salihara, Jalan Salihara 16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Indonesia



    Seniman yang Berpartisipasi:

    - Jakarta (Indonesia): Bujangan Urban, Darbotz, Kims, Nsane5, Popo, Wormo, Tutu

    - Paris (Prancis): Ceet, Colorz, Gilbert, Kongo, Lazoo, Sonic

    - Seniman Tamu: Farhan Siki dan Soni Irawan



    Kurator: Alia Swastika





    Pameran The Loss of the Real



    Waktu: 18 Juli-1 Agustus 2010

    Tempat: Selasar Sunaryo Art Space, Jalan Bukit Pakar Timur No. 100, Bandung, Jawa Barat



    Selasar Sunaryo Art Space dan Common Room mempersembahkan pameran The Loss of the Real sebagai bagian dari Nu-Substance Festival 2010, Festival for Open Culture, Technology and Urban Ecology: Floating Horizon. Pameran ini diikuti oleh 14 seniman media dari beberapa negara, di antaranya, Agan Harahap, Bandung Oral History, Deden H. Durahman, Dimas Arif Nugroho, Forum Lenteng/akumassa/Jurnal Footage, House of Natural Fiber, Jompet, Prilla Tania, Widianto Nugroho (Indonesia); Daito Manabe dan Takao Minami (Jepang); Benjamin L. Aman dan Romain Osi (Perancis); dan Amar Mahboob (Pakistan).





    Pameran Busana Mahasiswa Fakultas Seni Rupa IKJ



    Waktu: 23 Juni-25 Juli 2010

    Tempat: Erasmus Huis, Jalan. H.R. Rasuna Said Kav. S-3, Kuningan, Jakarta Selatan, Indonesia







    Pameran Inagurasi Green Artspace



    Waktu: 26 Juni-24 Juli 2010

    Tempat: Green Artspace, Jalan. Abdul Majid Raya 46 A, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, Indonesia



    Kurator: Jim Supangkat.



    Pameran inagurasi Green Artspace, Jakarta, yang didukung seniman-seniman Komunitas Cibubur ini bisa dikaitkan dengan pembebasan seni rupa dalam konteks kemunculan seni rupa. Karya-karya para anggota grup ini--yaitu Bonyong Munny Ardhie, Haris Purnomo, Moelyono, Umbu LP Tanggela, Bambang Sudarto, Dirman Saputra, Tri Sapta Anggoro, dan Alex Kela Susanto--memperlihatkan pembebasan fungsi komunikasi bahasa visual yang direduksi pada perkembangan seni rupa modern.





    Pameran Tunggal Made Budhiana, Kolaborasi, Lomba Mewarnai & Lomba Gambar



    Waktu: 26 Mei – 31 Juli 2010

    Tempat: Maha Art Gallery, Club House Bali Beach Golf Course, Jalan Hang Tuah No. 58, Sanur, Bali, Indonesia
    bravo rossonero

  2. Thanks STAIRWAYtoHEAVEN thanked for this post.
    Like STAIRWAYtoHEAVEN liked this post.
  3. #2
    Tamu Mampir
    Reputation Reputation
    baresi 06's Avatar
    Join Date
    Jun 2010
    Location
    dibawah telapak kaki ibu
    Posts
    1,992
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    5189.5
    Level
    22
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    51.41%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    22
    Semarak Fashion & Craft Indonesia 2010

    Jakarta - Fashion & Craft Indonesia 2010 merupakan sebuah pameran hasil karya pengrajin Indonesia. Pameran yang berlangsung dari tanggal 21 Juli sampai 25 Juli 2010 ini, tidak hanya menyuguhkan produk fashion dan kerajinan tangan saja, namun terdapat pula aksesori sampai produk interior.

    Lebih dari 400 peserta yang ikut serta dalam pameran ini. Bagi Anda pecinta produk Indonesia tepat sekali untuk berburu barang-barang yang unik dan khas dari setiap daerah di indonesia.

    Produk fashion yang menjadi unggulannya, seperti batik serta aneka kain tenun ciri khas dari setiap wilayah di indonesia juga hadir disini dan menjadi daya tarik tersendiri. Batik dan tenun eksklusif mencuri perhatian banyak pengunjung. Harganya berkisar dari Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta. Tak hanya itu, aksesori etnik juga melengkapi pameran ini.

    Jangan sampai ketinggalan, karena Fashion & Craft 2010 kali ini hanya berlangsung sampai 25 Juli minggu ini, bertempat di Jakarta Convention Center (JCC) Hall A & B.

    detik.com
    bravo rossonero

  4. Thanks STAIRWAYtoHEAVEN thanked for this post.
    Like STAIRWAYtoHEAVEN liked this post.
  5. #3
    Tamu Mampir
    Reputation Reputation
    baresi 06's Avatar
    Join Date
    Jun 2010
    Location
    dibawah telapak kaki ibu
    Posts
    1,992
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    5189.5
    Level
    22
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    51.41%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    22
    Jazz @ Fort Rotterdam Kembali Digelar

    TEMPO Interaktif, Makassar - One Note Entertainment akan kembali menggelar festival jazz di Benteng Fort Rotterdam, Makassar, Sulawesi Selatan. Festival jazz yang bertajuk 2 nd Annual Jazz @ Fort Rotterdam (JFR) 2010 itu bakal diselenggarakan pada 31 Juli hingga 1 Agustus mendatang.


    JFR kali ini akan tetap menggunakan dua panggung yang akan diisi oleh pendukung acara secara bergantian. Ada sekitar 8 grup jazz dari luar Makassar yang diundang untuk hadir di JFR 2010, yaitu Krakatau Band, Barry Likumahuwa Project feat. Benny Likumahuwa, Oele Pattiselanno Trio, Idang Rasjidi & Friends with Cendy Luntungan, Dwiki Dharmawan – World Peace Orchestra feat. Dira & Ivan Nestorman, Nikita Dompas & His Fellow Musicians with guest star Andien, Zarro & Mercy with Friends serta Balawan Trio. Adapun grup band dari Makassar yang akan tampil, antara lain, La’Biri Band, Rizcky & the Strangers, Pakarena N Jazz, Dakochang Jazz Junior Band, dan Sky Project.


    Menjelang JFR digelar, One Note menyelenggarakan konser jazz pemanasan sekaligus sebagai ajang sosialisasi festival tersebut. Konser sosialisasi JFR itu digelar di Makassar, Jakarta, dan Den Haag, Belanda. Khusus di Den Haag, konser sosialisasi JFR diadakan di perhelatan Tong Tong Fair 2010 pada 21 Mei lalu dengan menampilkan Tohpati Ethnomission.


    Rencananya, JFR bakal dibuka pada 31 Juli mendatang pada sekitar pukul 16.00. Dalam acara pembukaan itu akan ditampilkan atraksi kesenian tradisional dan Paduan Suara Mahasiswa Universitas Hasanuddin.


    Setiap harinya, JFR akan berlangsung mulai pukul 17.00 hingga selesai. Panitia berharap, JFR 2010 bisa menyedot sekitar 2.500 penonton. Harga tiket harian dipatok Rp. 100.000 dan terusan (2 hari) Rp. 180.000.
    bravo rossonero

  6. Thanks STAIRWAYtoHEAVEN thanked for this post.
    Like STAIRWAYtoHEAVEN liked this post.
  7. #4
    Tamu Mampir
    Reputation Reputation
    baresi 06's Avatar
    Join Date
    Jun 2010
    Location
    dibawah telapak kaki ibu
    Posts
    1,992
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    5189.5
    Level
    22
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    51.41%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    22
    Pameran Tunggal Soenarto Pr, pendiri Sanggar Bambu



    Waktu: 03 – 10 Agustus 2010

    Tempat: Bentara Budaya Yogyakarta, Jalan Kotabaru 2, Yogyakarta



    Soenarto Prawirohardjono lahir di Bobot Sari, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, 20 November 1931. Pendidikan seni rupa diperolehnya di Akademi Seni Rupa Indonesia (sekarang Institut Seni Indonesia), Yogyakarta, Jurusan Seni Lukis dan Patung (1951-1958). Soenarto Pr, sapaan akrabnya, adalah pendiri Sanggar Bambu, sanggar yang sempat bertahan sampai tahun 70-an, dan melahirkan sejumlah nama penting dalam seni rupa Indonesia. Ia dikenal sebagai "raja pastel", karena hampir sebagian besar karya-karyanya terbuat dari media pastel.





    Pameran Seni Gunawan Kriwul “Sweet Memory”



    Waktu: 03 – 10 Agustus 2010

    Tempat: Museum of Mind, Kompleks Eks Museum Mpu Tantutlar, Jalan Taman Mayangkara 6, Surabaya, Jawa Timur.





    Pameran Tunggal Yunizar "Flowers From Yunizar"



    Waktu: 30 Juli-30 Agustus 2010

    Tempat: Galeri Soemardja, Jalan Ganesha 10, Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat



    Pelukis Yunizar kembali menggelar pameran tunggal. Kali ini, perupa anggota Kelompok Jendela Yogyakarta itu berpameran di Galeri Soemardja, Bandung, Jawa Barat, dengan menampilkan tema tentang bunga. Bentuknya naif dan beraroma psikedelik.





    Festival Teater Kalamonolog II



    Waktu: 2 – 4 Agustus 2010

    Tempat: Arena Teater Gedung Kesenian Scietet de Harmonie, Makassar, Sulawesi Selatan



    Kelompok teater Kala Teater Makassar menggelar festival teater Kalamonolog kedua di arena teater gedung kesenian Societeit de Harmonie, Sulawesi Selatan, sepanjang 2 – 4 Agustus ini. Festival itu dikuti oleh sembilan aktor dari kelompok teater kampus dengan memperlombakan naskah karya Putu Wijaya dan Nano Riantiarno





    Festival Seni Internasional



    Waktu: 02-08-2010

    Tempat: PPPPTK Seni dan Budaya, Jalan Kaliurang km 12,5 Klidon, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta





    Pameran Tunggal Nono Karyono "History Of Surabaya"



    Waktu: 23 Juli-8 Agustus 2010

    Tempat: Graha Wismilak, Jalan Dr. Sutomo 27, Surabaya, Jawa Timur



    Dalam pameran tunggalnya yang ke-31 ini, Nono Karyono menampilkan lukisan-lukisannya yang bercerita tentang berbagai sudut Kota Surabaya tempo dulu, seperti gedung Societiet Simpang atau kompleks gedung Balai Pemuda, Oranye hotel di masa lalu, serta sudut pelabuhan Kalimas.





    Pameran Batik Kontemporer “Respect To The Earth”



    Waktu: 4 Juli 2010 – 4 Agustus 2010

    Tempat: ViaVia Café & Gallery, Jalan Prawirotaman, Yogyakarta



    Seni batik diyakini sebagai ruang aktualisasi manusia kreatif yang terinspirasi dari penyuguhan bumi melalui kekayaannya. Baik itu yang dimanfaatkan sebagai bahan-bahan untuk membatik maupun keindahan-keindahannya sebagai ornamen batik. Penyuguhan pameran seni batik kali ini harus dipahami sebagai suatu media pembelajaran dari esensi persahabatan dan berguru pada bumi sejatinya akan menghasilkan karya-karya kreatif. Batik sebagai salah satu seni karya manusia yang mengandung nilai-nilai luhur melestarikan harmonisasi alam dan kehidupan. Bumi dan alam menjadi inspirasi besar untuk karya-karya seni (batik) seyogyanya batik bisa menginspirasi kita untuk senantiasa melestarikan bumi dan alam serta menjaga keharmonisasian kehidupan.
    bravo rossonero

  8. Thanks STAIRWAYtoHEAVEN thanked for this post.
    Like STAIRWAYtoHEAVEN liked this post.
  9. #5
    Tamu Mampir
    Reputation Reputation
    baresi 06's Avatar
    Join Date
    Jun 2010
    Location
    dibawah telapak kaki ibu
    Posts
    1,992
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    5189.5
    Level
    22
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    51.41%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    22
    Kama Sutra Gelar Flying without Wings

    KOMPAS.com - Nanti malam (4/8), Kama Sutra (Jl. Pantai Kuta) akan gelar acara clubbing seru bertema Flying without Wings pada pukul 21.00 WITA.

    Berikut para pendukung acara yang siap tampil nanti malam:

    Sensual Dancers
    Live Music by Kama Sutra International Band
    DJ Woody
    bravo rossonero

  10. Thanks STAIRWAYtoHEAVEN thanked for this post.
    Like STAIRWAYtoHEAVEN liked this post.
  11. #6
    Tamu Mampir
    Reputation Reputation
    baresi 06's Avatar
    Join Date
    Jun 2010
    Location
    dibawah telapak kaki ibu
    Posts
    1,992
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    5189.5
    Level
    22
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    51.41%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    22
    Teater Tetas Pentaskan Durna Rumangsa
    Rabu, 04 Agustus 2010 12:40 WIB
    Besar Kecil Normal

    TEMPO Interaktif, Jakarta -

    Orang boleh berbuat salah. Tapi sekecil apa pun kesalahan yang dilakukan seorang guru bangsa, akan terlalu besar akibatnya.





    Alkisah, Durna, guru bangsa yang kontroversial itu, tercenung melihat kondisi bangsa yang semakin carut-marut. Menyaksikan tata nilai semakin tumpang-tindih, manusia lebih menuruti nafsu daripada nurani. Ia pun bertanya-tanya, barangkali ada perannya yang ikut melantarkan situasi tersebut. Ia kemudian mencoba mawas diri, merenungkan kembali perjalananan hidupnya.



    Pentas Durna Rumangsa, yang ditulis dan disutradarai oleh Ags. Arya Dipayana, merupakan ajakan untuk mawas diri dalam upaya memperbaiki kualitas manusia maupun bangsa. Dikemas dalam warna segar dan menghibur, naskah ini dimainkan oleh Teater Tetas di Gedung Kesenian Jakarta, Pasar Baru, Jakarta Pusat pada Rabu dan Kamis, 4-5 Agustus ini, pukul 20.00 WIB.



    Durna Rumangsa dipentaskan dalam format semi kolosal dengan durasi 90 menit. Didukung oleh pemain-pemain Teater Tetas, seperti Didi Hasyim, Meyke Vierna, Hari Prasetyo, Harris Syaus, dan banyak lagi. Lalu, sebagai penata musik Nanang Hape, dengan mengusung musik kontemporer berbasis karawitan Jawa, yang didukung oleh Bianglala Voices. Tata gerak dikerjakan oleh Wiwiek HW, dan tata cahaya oleh Wardono.



    Harga tanda masuk untuk pertunjukan ini Rp. 50.000 dan Rp. 40.000 (balkon). Pemesanan tiket dapat dilakukan dengan menghubungi Gedung Kesenian Jakarta (Mulyono) di (021) 3808283, 3441892 atau Teater Tetas (Keke) di 0818858758.
    bravo rossonero

  12. Thanks STAIRWAYtoHEAVEN thanked for this post.
    Like STAIRWAYtoHEAVEN liked this post.
  13. #7
    Contributor
    Reputation
    STAIRWAYtoHEAVEN's Avatar
    Join Date
    May 2010
    Location
    LintasCafe | TokoKartuNama.com
    Posts
    3,334
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    8656.5
    Level
    28
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    5.33%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    50
    baru nyimak thread keren ini !!!
    keren banget

    klo ini bisa di update setiap saat, maka ngusulin ke pak FL MB buat menyeticky thread ini !!!

    sementara gw bookmark dulu deh !
    FUCKforPEACE

  14. #8
    Tamu Mampir
    Reputation Reputation
    baresi 06's Avatar
    Join Date
    Jun 2010
    Location
    dibawah telapak kaki ibu
    Posts
    1,992
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    5189.5
    Level
    22
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    51.41%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    22
    Salihara Memutar Film Dokumenter Menggelar Indonesia

    Menggelar Indonesia:

    Misi Kesenian ke Mancanegara, 1952-1965

    Sutradara: Jennifer Lindsay

    Asisten Sutradara: Henny Saptatia Sujai

    Pewawancara-peneliti: A. Bulantrisna Djelantik; Irawati Durban Ardjo; Menul Robi Sularto; Jennifer Lindsay

    Editor: Chandra Hutagaol

    (90 menit, Bahasa Indonesia)


    -----


    Pada masa awal Republik Indonesia, hubungan kebudayaan dengan dunia luar sangat bergairah. Selain menerima kedatangan banyak rombongan kesenian dari luar negeri, seniman Indonesia pun dikirim sebagai duta bangsa ke mancanegara. Mereka melawat ke mancanegara selaku pribadi, utusan Pemerintahan Soekarno, atau dikirim oleh lembaga kebudayaan nonpemerintah.


    Kisah menarik itu akan disuguhkan dalam film dokumenter bertajuk Menggelar Indonesia: Misi Kesenian ke Mancanegara 1952-1965. Dokumenter ini arahan sutradara Jennifer Lindsay dan asistennya Henny Saptatia Sujai.


    Inilah sebagian kisah seniman pergelaran yang ikut dalam misi kesenian kenegaraan (misi pemerintah yang merangkum seniman dari berbagai daerah di Indonesia): ke Colombo (1952); RRC (1954); Pakistan Timur (1954); Cekoslowakia, Hongaria, Polandia, Uni Soviet dan Kairo (1957); Singapura (1959); Honolulu, Jepang, Hong Kong, Filipina, Singapura (1961); Uni Soviet, RRC, Korea Utara, Vietnam Utara (1961); Thailand (1962); Filipina (1963); Pakistan (1964); Kamboja, Jepang (1964); New York, Belanda, Paris (1964); Tanzania (1965); RRC, Korea Utara, Jepang (1965).


    Dokumenter berdurasi 90 menit (dalam bahasa Indonesia) ini meliputi wawancara dengan 30 seniman, dilengkapi foto dari koleksi pribadi dan bahan dari berbagai koran serta majalah. Pemutaran film yang bakal digelar di Serambi Salihara, Jalan Salihara 16, Pasar Minggu, Jakarta, hari ini pukul 13.00 WIB ini terbuka untuk umum dan gratis.
    bravo rossonero

  15. #9
    Tamu Mampir
    Reputation Reputation
    baresi 06's Avatar
    Join Date
    Jun 2010
    Location
    dibawah telapak kaki ibu
    Posts
    1,992
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    5189.5
    Level
    22
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    51.41%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    22
    David Foster Gelar Konser Besar di Indonesia

    Musisi gaek David Foster akan menggelar konser besar bertajuk Hit Man David Foster & Friends di Indonesia. Rencananya, konser akan diadakan di Ballroom The Ritz Carlton Pacific Place pada 27 Oktober 2010.

    "David tidak sendirian dalam konser itu. Ia menggandeng 5 musisi terkenal lainnya," kata Marchel Permadhi, Project Director Berlian Entertainment yang mempromotori acara ini. Musisi tersebut adalah Natalie Cole, Peter Cetera, Ruben Studdard dan The Canadian Tenors.

    Tak hanya itu, pada konser yang pertama kalinya di Indonesia ini David menggandeng musisi muda berbakat Charice Pempengco. David menemukan bakat Charice yang memiliki suara dengan interval mirip dengan Celine Dion dan Whitney Houston. Nantinya, musisi berdarah asia ini akan membawakan lagu-lagu aransemen David berjudul The Power of Love, I Will Love You dan I Have Nothing.

    David Foster adalah musisi sekaligus pencipta lagu-lagu pop terkenal. Lagu yang diciptakannya telah dibawakan oleh musisi terkenal seperti Michael Buble, Celine Dion maupun Josh Groban.

    Konser besar ini mematok penjualan tiket sebanyak 3 ribu tiket. Dengan harga Rp 1 juta untuk kelas Bronze, Rp 3 juta untuk kelas Silver, Rp 5 juta untuk kelas Gold dan Rp 7,5 juta untuk kelas Platinum.
    bravo rossonero

  16. #10
    Tamu Mampir
    Reputation Reputation
    baresi 06's Avatar
    Join Date
    Jun 2010
    Location
    dibawah telapak kaki ibu
    Posts
    1,992
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    5189.5
    Level
    22
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    51.41%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    22
    Choral Clinic with The Philippines Madrigal Singers

    Waktu: 9 Agustus 2010 pkl 14.00-17.00
    Tempat: Erasmus Huis, Jl. H.R. Rasuna Said Kav S-3 Kuningan, Jakarta Selatan

    Pameran dan Seminar Warisan Budaya Bawah Air

    Waktu: 4-15 Agustus 2010
    Tempat: Museum Nasional, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat

    Pameran dan Seminar ini mengambil tema “Warisan Budaya Bawah Air: Apakah Harus Dilelang?” Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Departemen Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia, Direktorat Peninggalan Bawah Air dan Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Panitia Nasional BMKT dan Museum Nasional.

    SENI RUPA

    Pameran Buku "Codex Code"

    Waktu: 7-21 Agustus 2010
    Tempat: Ruru Gallery, Jl. Tebet Timur Dalam Raya No. 6, Jakarta Selatan

    Inisiator : Wok The Rock. Produser: Agung Kurniawan. Seniman : Aprilia Apsari, Ariela Kristantina, Bambang Toko Witjaksono, Bujangan Urban, Cahyo Basuki Yopi, Grace Samboh, Henry Foundation, Ican Harem, Ika Vantiani, Irwan Ahmett, Jim Allen Abel, Malaikat, Marishka Soekarna, Muhammad Akbar, oomleo, Reza Asung Afisina, S.C.A.N.D.A.L., Uji Handoko, Wimo Ambala Bayang, Wiyoga Muhardanto, Wok The Rock.


    Pameran Tunggal Laksmi Shitaresmi “Kocap Kacarita”

    Waktu: 3-16 Agustus 2010
    Senin-Jumat pkl 10.00-19.00 WIB
    Sabtu-Minggu pkl 10.00-14.00 WIB
    Tempat: Nadi Gallery, Jalan Kembang Indah III Blok G3 No. 4-5, Puri Indah, Jakarta
    Telepon: (021) 581-8129
    Kurator: Enin Supriyanto
    bravo rossonero

  17. #11
    Tamu Mampir
    Reputation Reputation
    baresi 06's Avatar
    Join Date
    Jun 2010
    Location
    dibawah telapak kaki ibu
    Posts
    1,992
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    5189.5
    Level
    22
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    51.41%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    22
    Pameran Tunggal Nurhidayat "Image Dévorante"

    Waktu: 5-19 Agustus 2010
    Tempat: Semarang Gallery, Jakarta Art District, Mall Grand Indonesia, Jl HM Thamrin No.1, Jakarta

    Pameran Tunggal Soenarto Pr, pendiri Sanggar Bambu

    Waktu: 3-10 Agustus 2010
    Tempat: Bentara Budaya Yogyakarta, Jalan Kotabaru 2, Yogyakarta

    Soenarto Prawirohardjono lahir di Bobot Sari, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, 20 November 1931. Pendidikan seni rupa diperolehnya di Akademi Seni Rupa Indonesia (sekarang Institut Seni Indonesia), Yogyakarta, Jurusan Seni Lukis dan Patung (1951-1958). Soenarto Pr, sapaan akrabnya, adalah pendiri Sanggar Bambu, sanggar yang sempat bertahan sampai tahun 70-an, dan melahirkan sejumlah nama penting dalam seni rupa Indonesia. Ia dikenal sebagai "raja pastel", karena hampir sebagian besar karya-karyanya terbuat dari media pastel.


    Pameran Seni Gunawan Kriwul “Sweet Memory”

    Waktu: 3-10 Agustus 2010
    Tempat: Museum of Mind, Kompleks Eks Museum Mpu Tantutlar, Jalan Taman Mayangkara 6, Surabaya, Jawa Timur


    Pameran Tunggal Yunizar "Flowers From Yunizar"

    Waktu: 30 Juli-30 Agustus 2010
    Tempat: Galeri Soemardja, Jalan Ganesha 10, Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat

    Pelukis Yunizar kembali menggelar pameran tunggal. Kali ini, perupa anggota Kelompok Jendela Yogyakarta itu berpameran di Galeri Soemardja, Bandung, Jawa Barat, dengan menampilkan tema tentang bunga. Bentuknya naif dan beraroma psikedelik.
    bravo rossonero

  18. #12
    Tamu Mampir
    Reputation Reputation
    baresi 06's Avatar
    Join Date
    Jun 2010
    Location
    dibawah telapak kaki ibu
    Posts
    1,992
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    5189.5
    Level
    22
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    51.41%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    22
    Misi Kesenian dengan Hercules

    Seniman Sunda, Iim Junaedi, mengenang saat ikut rombongan misi kesenian Indonesia ke New York, Amerika Serikat, pada sekitar 1964. “Dari Jakarta ke New York pakai Hercules selama sebelas hari,” tutur Iim. “Di pesawat tidak ada makan-minum, apalagi pramugari.”

    Makanya, Iim menambahkan, sebelum naik pesawat harus makan dulu sekenyangnya. Dan, begitu turun di bandara berikutnya, ia segera makan lagi karena sudah kelaparan. Rute yang ditempuh, dari Jakarta ke Biak, Papua. Setelah menginap semalam, Hercules terbang lagi ke Guam. Lalu, rombongan misi kesenian terbang ke Honolulu, Hawaii, dan terakhir mendarat di New York.

    Menurut Iim, sepanjang perjalanan dari Jakarta ke New York dengan pesawat jenis Hercules itu banyak suka-dukanya. Saat akan terbang dari Guam ke Honolulu, misalnya, pesawat angkutan militer itu mengalami gangguan. “Beberapa kali mencoba terbang, tapi pesawat enggak naik-naik. Akhirnya penerbangan dibatalkan,” ujarnya. “Dan kami terpaksa menginap tiga malam di Guam, menunggu Hercules diperbaiki.”

    Sepenggal kisah Iim Junaedi itu dituturkan dalam film dokumenter Menggelar Indonesia: Misi Kesenian ke Mancanegara, 1952-1965, yang diputar di Serambi Salihara, Pasar Minggu, Jakarta, Kamis siang pekan lalu. Dokumenter arahan sutradara asal Australia, Jennifer Lindsay, itu memotret kisah lika-liku misi kesenian Indonesia ke mancanegara pada era Presiden Soekarno.

    Film dokumenter berdurasi 90 menit dalam bahasa Indonesia itu menyuguhkan wawancara dengan 30 seniman, sebagian besar seniman pertunjukan, yang menuturkan pengalaman mereka melawat ke mancanegara--baik selaku pribadi, utusan pemerintahan Bung Karno, atau dikirim oleh lembaga kebudayaan nonpemerintah. Dokumenter itu juga dilengkapi serangkaian foto koleksi pribadi dan bahan dari pelbagai koran serta majalah.

    Dalam penggarapannya, Lindsay tak sendirian. Sang sutradara, yang juga periset sejarah, dibantu tiga seniman yang saat itu ikut dalam rombongan misi kesenian Indonesia. Mereka adalah Bulantrisna Djelantik, Irawati Durban Ardjo, dan Menul Robi Sularto. Ketiganya membantu Lindsay meriset bahan dan memawawancarai para seniman.

    Hasilnya adalah sebuah dokumenter yang sangat menarik. Lewat dokumenter Menggelar Indonesia, banyak hal menarik dari pengalaman para seniman yang melawat ke mancanegara, yang boleh jadi tak banyak diketahui sebelumnya. Misalnya, tentang suka-duka naik peswat Hercules seperti dituturkan Iim di atas.

    Atau, pengalaman seniman tari Bulantrisna Djelantik saat pertama kali ikut dalam misi kesenian. Menurut dia, sebelum berangkat, semua peserta yang berasal dari berbagai daerah di Tanah Air--seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Sulawesi, dan Sumatera – dikumpulkan di Jakarta. Mereka ditempatkan di sebuah mes selama tiga bulan. “Selain berlatih kesenian, kami diajari tata cara makan dengan sendok-garpu,” kata Bulantrisna. “Selama tiga bulan itu, kami seperti dalam training centre.”

    Seniman Pringgohadiwiyono punya pengalaman yang sangat membekas ketika dikumpulkan di Jakarta. Menurut dia, sebelum berangkat, mereka sempat menggelar latihan di halaman belakang rumah Bung Karno di Pegangsaan Timur. “Bung Karno juga sering memberi masukan ketika kami latihan,” ujarnya.

    Peran Bung Karno, seperti dituturkan para seniman dalam dokumenter itu, memang sangat besar. Selain kerap memberi masukan dalam latihan, Presiden Soekarno sendiri yang menyeleksi para seniman yang masuk rombongan kesenian. Yang menarik, anggota misi kesenian itu benar-benar datang dari pelbagai daerah di Indonesia. “Dulu, misi kesenian itu benar-benar dikirim dari berbagai daerah, dan bukan hanya dari Jakarta,” kata Indrawati Lukman, salah seorang peserta misi kesenian waktu itu.

    Menurut Indrawati, konsep Bung Karno itu justru membuat jalinan tali silaturahmi antara sesama seniman dari pelbagai daerah menjadi lebih erat. Hal senada dituturkan Menul Sularto, penari yang saat itu ikut rombongan misi kesenian. “Saat karantina di Jakarta, saya yang biasa menari Jawa jadi belajar tari Sumatera. Ternyata energetik dan menyenangkan,” ujar Menul.

    Tak hanya saat karantina di Jakarta, sejumlah anggota misi kesenian juga menemui pengalaman yang menggetarkan ketika tampil di luar negeri. Simak pengalaman IGA Raka Astuti saat menari di depan Ratu Juliana di Belanda. Kala itu, ia membawakan tari Oleg dari Bali. Menurut Astuti, ada gerakan dalam tarian itu yang badannya harus miring ke kiri dan kanan. “Saat saya miring ke kiri, sang ratu kepalanya ikut miring ke kiri. Saat ke kanan, beliau juga ikut miring ke kanan,” katanya. “Saya mau ketawa tapi enggak enak, karena lagi menari.”

    Begitulah. Serangkaian suka-duka mewarnai pengalaman para seniman yang ikut dalam misi kesenian Indonesia ke mancanegara, antara lain Pakistan, Cina, Korea Utara, Thailand, Singapura, dan Amerika Serikat. Sayangnya, dokumenter itu hanya dilengkapi foto dan potongan artikel di sejumlah koran serta majalah. Dokumenter tersebut tak diperkaya dengan bukti video atau film pada era itu. “Saat itu video atau film masih langka. Jadi sangat susah di telusuri,” ujar Lindsay.

    Setelah di Serambi Salihara, Jakarta, film dokumenter Menggelar Indonesia kemudian diputar di Gedung Indonesia Menggugat di Bandung, Jawa Barat, Sabtu pekan lalu. Setelah itu, di Yogyakarta kemarin dan di Solo hari ini. Terakhir, film dokumenter itu diputar di Bentara Budaya Bali pada 19 Agustus mendatang.
    bravo rossonero

  19. #13
    Tamu Mampir
    Reputation Reputation
    baresi 06's Avatar
    Join Date
    Jun 2010
    Location
    dibawah telapak kaki ibu
    Posts
    1,992
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    5189.5
    Level
    22
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    51.41%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    22
    1. Launching & Bedah Novel “Kau Bakar, Aku Bakar”
    Lembaga: Damien Dematra
    Hari/Tgl: Rabu / 11 Agustus 2010
    Waktu: 13.30 – selesai
    Tempat : Gd. KWI Jl.Cikini 11 No.10, Jakarta Pusat
    bravo rossonero

  20. #14
    Tamu Mampir
    Reputation Reputation
    baresi 06's Avatar
    Join Date
    Jun 2010
    Location
    dibawah telapak kaki ibu
    Posts
    1,992
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    5189.5
    Level
    22
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    51.41%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    22
    Konser Surabaya Symphony Orchestra bersama Teguh Sukaryo

    Surabaya Symphony Orchestra bersama pianis Teguh Sukaryo bakal menggelar konser di Ballroom Hotel Shangri-la, Surabaya, Jawa Timur, malam ini. Dalam konsernya tersebut Surabaya Symphony dan Teguh Sukaryo akan membawakan repertoar karya kompnis Franz Liszt, lagu-lagu Indonesia, etnis Tionghoa, kuartet geset, dan paduan suara.


    Dalam situs Internetnya (www.surabayasymphonyorchestra.com) disebutkan, Surabaya Symphony Orchestra adalah sebuah "Non-Profit Oriented Music Organization" , yang didirikan pada Desember 1996, diresmikan pada konser perdananya di Ballroom Hotel Westin, Surabaya, Jawa Timur.


    Orkestra ini mempunyai moto yang dilaksanakan dengan sepenuh hati: "Membawa musik kepada masyarakat dan menjadikan mereka masyarakat yang bermusik" yang disingkat menjadi "Let There Be Music."


    Dan, Surabaya Symphony Orchestra mempunyai komponen-komponen beberapa tiang penyangga kekokohan dan keseimbangannya, tiang-tiang penyangga tersebut ibarat ke empat sudut pondasi dari sebuah piramida, kokoh dibawah untuk menopang ke puncak piramida yaitu Surabaya Symphony Orchestra.


    Eksisnya Surabaya Symphony Orchestra merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi warga kota Surabaya, menjawab tuntutan dari persyaratan bagi sebuah kota metropolitan sekaliber Surabaya, sekaligus dapat memenuhi kebutuhan akan sajian acara musik yang bermutu melalui pendidikan dan pementasan konser musik klasik yang selama ini dilakukan oleh Surabaya Symphony Orchestra.



    Profil Pianis Teguh Sukaryo


    Adalah kecintaan yang sejati terhadap musik, yang dipadukan dengan talenta, hasrat artistik, cita rasa, kejujuran, dan kerendahan hati, yang telah membawa Teguh Sukaryo untuk tampil di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Eropa, dan Australia. Misinya adalah untuk menyentuh setiap hati dengan lembut dan rasa kepedulian, seperti yang diimpikannya: “Dunia yang harmonis, berlimpah kedamaian, cinta dan suka cita”.


    Teguh Sukaryo lulus S1 pada bidang Piano Performance dari Newcastle Conservatorium of Music, Australia. Di sana ia mengambil Double Performance Strand dan selalu mendapat nilai tertinggi, yaitu High Distinction. Dikenal memiliki kemampuan artistry tinggi dan teknik yang handal, Teguh memperoleh beasiswa penuh dan berbagai penghargaan untuk melanjutkan seluruh studinya di Amerika, seperti di sekolah-sekolah terkemuka: Oberlin Conservatory, yang mana dia mendapat gelar Artist Diploma; Rice University/Shepherd School of Music, Master of Music; and Louisiana State University, tempat Teguh sedang menyelesaikan gelar Doktoralnya (DMA, Doctorate of Musical Arts).


    Pada 1997, Teguh memperoleh Top Prize di Armidale Open Piano Competition, NSW, Australia. Sekitar tiga tahun kemudian, ia meraih penghargaan Chamber Music Scholarship and award di Sewanee Summer Music Festival, Amerika. Dan pada 2005, ia menyabet “Beethoven Prize” di Grieg International Competition for Pianists, di Oslo.


    Teguh belajar dengan pianis kenamaan dan guru besar di Amerika, Eropa dan Australia, antara lain, Jon Kimura Parker, Peter Takacs, Michael Gurt, and Carmel Lutton. Teguh juga dilatih pianis legendaris Byron Janis dan Einar Steen-Nokleberg. Selain di bidang piano, Teguh juga menekuni dunia conducting. Guru-gurunya antara lain Prof. Paul Polivnick, Prof. Anton Krager, dan Prof. Frank Wickes.


    Bakat dan dedikasi Teguh dalam dunia pendidikan musik juga sangat kuat. Teguh sering memberi workshop dan masterclass di berbagai tempat, baik di dalam maupun luar negeri.


    Teguh meluncurkan album perdananya dalam format CD berjudul Teguh Sukaryo plays Mompou, Brahms, & Mussorgsky”. Rencananya, tahun ini Teguh akan segera meluncurkan tiga album sekaligus: Scenes of Childhood, Burgmuller Op. 100, dan Burgmuller op. 109. Ketiganya dilengkapi dengan partiturnya.


    Teguh lahir dan besar di Purwokerto, Jawa Tengah. Dia mencintai Indonesia, baik budaya dan manusianya. Teguh juga sangat mencintai alam, seni, dan kemanusiaan. Dia suka bergaul dengan siapa saja dan dengan semua kalangan.


    Pada 2010, Teguh mengadakan Nusantara Tour 2010 di berbagai kota di Indonesia, termasuk Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Denpasar, Makassar, Balikpapan, Purwokerto, dan Kupang, dalam rangka penyebaran musik klasik di tanah air tercinta Indonesia.
    bravo rossonero

  21. #15
    Tamu Mampir
    Reputation Reputation
    baresi 06's Avatar
    Join Date
    Jun 2010
    Location
    dibawah telapak kaki ibu
    Posts
    1,992
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    5189.5
    Level
    22
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    51.41%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    22
    Nanti Malam Digelar Tribute to Franky Sahilatua

    Kondisi seniman Franky Sahilatua sedang sakit. Musisi senior Indonesia ini menderita sakit kanker.
    Sorry, please register/login first to see this image

    Setelah menghimpun dukungan dan informasi lewat Twitter, politisi Meutya Hafid mengabarkan akan menggelar malam pengumpulan dana dari sahabat-sahabat untuk Franky Sahilatua.

    “Ikut datang yuk Malam Tribut dr sahabat2 #FrankySahilatua besok 20.00,Bengkel Cafe, yg ingin turut menyumbang esok dpt dilakukan..,” tulisnya lewat Twitter, Rabu (11/8/2010).

    Eks presenter berita ini selalu menginformasikan kabar terbaru kondisi Franky Sahilatua melalui akun microbloggingnya. Kabar terakhir, pencipta lagu Kemesraan ini sudah melewati operasi tulang ekor.

    “#FrankySahilatua siang tadi usai operasi tulang ekor, ia selalu mencoba tersenyum dlm sakitnya,” tulis Meutya.

    Sejak akhir Juli lalu, Franky Sahilatua dilarikan ke rumah sakit. Saat itu keluarga tak mau menyebutkan di mana seniman ini dirawat, karena tidak ingin diganggu.

    Sejak awal Agustus, Franky telah diterbangkan ke Singapura. Seniman Garin Nugroho mengabarkan kondisi terakhir Franky bahwa penyakit yang kini dideritanya tersebut menimbulkan masalah baru, yakni masalah biaya pengobatan yang terlampau mahal.

    Meutya Hafid dan Glenn Fredly pun berinisiatif menggalang dukungan. Mereka mengajak para musisi, rekan seniman dan budayawan, serta politisi untuk bersama-sama membantunya.(nov)
    bravo rossonero

  22. #16
    Tamu Mampir
    Reputation Reputation
    baresi 06's Avatar
    Join Date
    Jun 2010
    Location
    dibawah telapak kaki ibu
    Posts
    1,992
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    5189.5
    Level
    22
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    51.41%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    22
    Topeng Panji Bersalin Rupa di Grand Indonesia

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Sejumlah seniman urban kota besar Indonesia dan selebriti menyelenggarakan pameran topeng di Alun-Alun Grand Indonesia, Jakarta. Pameran topeng yang diberi judul Expresi! adalah rangkaian Festival Topeng Nusantara 2010.



    Mereka, para seniman muda dan selebriti, berkreasi mengubah topeng kertas menjadi bentuk yang lain sesuai dengan latar belakang disiplin aktivitasnya. Beberapa di antaranya adalah penggiat mode, fotografi, musik, video, film dan lainnya.



    Topeng kertas yang menjadi modal utama mereka, sebelumnya dibuat oleh perupa topeng Galis Agus Sunardi. Topeng dasar berwarna putih polos itu mengambil bentuk topeng Panji Cirebon yang dikenal memiliki simbol kelahiran dan proses penciptaan.



    Topeng Panji merupakan tahap pertama dari 5 rangkaian seri topeng yang digunakan dalam seni tari Cirebon. Tahap berikutnya, Panji bertransformasi pada bentuk yang lain yaitu Samba, Rumyang, Temenggung dan Kelana. Perubahan ujud itu tak lain menggambarkan perubahan tunggal Panji menjadi dualisme Panji yang memperlihatkan pria-wanita, baik-buruk dan lainnya.



    Dari filosofi inilah, para seniman muda bebas menoreh imajinasinya pada topeng Panji tersebut. Lihat saja karya selebriti Peggy Melati Sukma dengan karyanya yang berjudul Setitik Putih, Takkan Tersisih. Topeng Panji yang dibiarkan putih polos apa adanya itu ditempatkan pada sebuah bidang

    hitam di bagian paling bawah. Di atasnya ia letakkan huruf berafal Allah yang mengerucut sebagai simbol Yang Maha Tinggi. Peggy seolah ingin memperlihatkan apapun yang dilakukan manusia, selalu bermuara pada kekuasaan Tuhan.



    Lain halnya dengan karya Sanchia Hamidjaya, seorang ilustrator grafis dan penata artistik. Topeng karyanya yang berjudul Anyam Bhinneka memperlihatkan betapa keragaman suku dan budaya di Indonesia selalu mengerucut pada nasionalisme seperti laiknya semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

    Gulungan-gulungan benang yang berwarna-warni itu saling tarik menarik dengan muka topeng, hingga sulur benang itu membalut wajah topeng dengan sempurna.



    Tak kalah unik dengan topeng kreasi Whatnot Studio, sebuah konsultan kreatif dan promotor acara budaya. Topeng Panji itu dibiarkan putih begitu saja lalu diletakkan agak condong. Sementara dibelakang topeng itu dibubuhkan separuh wajah seorang selebritis muda yang dua bulan ini kasus video mesumnya masih saja hangat dibicarakan. Judul yang cukup menggelitik, Buka Dulu Topengmu, rupanya persis diambil dari salah satu lirik lagu. Sebuah satir dan sentilan bagi anak muda saat ini.



    Pameran topeng ini terbuka untuk umum hingga 23 Agustus mendatang. Silakan cari tahu topeng mana yang sesuai dengan jiwa dan ekspresi Anda.
    bravo rossonero

  23. #17
    Tamu Mampir
    Reputation Reputation
    baresi 06's Avatar
    Join Date
    Jun 2010
    Location
    dibawah telapak kaki ibu
    Posts
    1,992
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    5189.5
    Level
    22
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    51.41%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    22
    “Jogja Kota Revolusi” Dibuka Malam Ini

    TEMPO Interaktif, Yogyakarta - - Yayasan Bung Karno memamerkan sebanyak 91 foto tentang peristiwa perjuangan 1945-1950 mulai Rabu (18/8)malam ini hingga 19 September 2010 mendatang di Jogja Gallery. Selain foto, juga dipamerkan patung Bung Karno bersebelahan dengan Bung Hatta, film dokumenter dan benda kenangan Jogja Kota Revolusi. Pameran ini sebagai peringatan 65 tahun Indonesia merdeka dan 60 tahun peringatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Menurut Sigit Lingga, salah satu kurator pameran bertajuk Jogja Kota Revolusi ini, Yogyakarta sebagai kota perjuangan memiliki arti penting dalam perjalanan sejarah kebangsaan Indonesia. Hal tersebut perlu diperingati dengan menggelar pameran untuk mengenalkan kembali Yogyakarta sebagai kota yang menjadi salah satu tonggak sejarah bangsa, terutama pengenalan bagi generasi muda.

    “Ini juga untuk menumbuhkan apresiasi gerenasi muda dalam memahami dan menghargai perjuangan para pendiri bangsa ini,” kata Sigit, Rabu (18/8).

    Ia menyatakan, foto dokumentasi peristiwa proklamasi 17 Agustus 1945 yang akan dipamerkan ada yang belum pernah dipublikasikan atau terungkap selama ini. Sebanyak 91 foto dokumentasi peristiwa perjuangan 1945-1950 ini terdiri dari sebelas foto peristiwa proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, serta foto kenangan dari tahun 1945-1950 di Yogyakarta. Dari sebelas foto peristiwa proklamasi ada 8 foto yang belum pernah terungkap atau diperlihatkan kepada publik.

    Menurut Nunung Ambarwati, Manager Pelaksana Jogja Gallery, pembukaan pameran ini akan dilakukan malam ini pukul 18.30 WIB. Rencananya akan dibuka oleh Guruh Soekarno Putra.

    “Selain Foto, film dokumenter dan patung ada juga yang dimerkan yaitu tiga baju milik Bung Karno, Bung hatta dan Muhammad Roem, sepasang sepatu milik Bung Karno, sepasang sepatu milik Bung Hatta, buku-buku dan benda lainnya,” kata Nunung.
    bravo rossonero

  24. #18
    Tamu Mampir
    Reputation Reputation
    baresi 06's Avatar
    Join Date
    Jun 2010
    Location
    dibawah telapak kaki ibu
    Posts
    1,992
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    5189.5
    Level
    22
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    51.41%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    22
    Pameran Kartun Di Atas Kanvas “jogjaKARTUN hadiningART”

    Waktu: 14 – 22 Agustus 2010

    Tempat: Bentara Budaya Yogyakarta, Jalan Suroto No. 2, Kotabaru, Yogyakarta

    Telp. : (0274) 560404



    Pembukaan pameran: 14 Agustus 2010, Pukul 17.00 WIB

    Pameran untuk umum: 14 - 22 Agustus 2010 Pk. 10.00 - 18.00 WIB



    Persatuan Kartunis Indonesia (Pakarti) memelopori para kartunis Indonesia untuk berkarya kartun dengan media kanvas di Bentara Budaya Yogyakarta. Peserta pameran bertajuk “jogjaKARTUN hadiningART” berasal dari berbagai kota antara lain: Makassar, Jakarta, Bandung, Semarang, Salatiga, Solo, Klaten, Yogyakarta.

    Pameran Fotografi “Jugun Ianfu” Karya Jan Banning

    Waktu: 12 Agustus – 23 September 2010

    Tempat: Erasmus Huis, Jalan H.R. Rasuna Said Kav. S-3, Kuningan, Jakarta Selatan

    Telp. (021) 524-1069

    Pameran Karya Perupa Muda Untuk Topeng Nusantara

    Waktu: 13 – 22 AGUSTUS 2010

    Tempat: Alun-Alun Indonesia, Grand Indonesia Shopping Town, West Mall – Level 3, Jalan M.H. Thamrin No. 1, Jakarta

    Dalam Rangka Kemerdekaan RI ke-65 dan Festival Topeng Nusantara di Cirebon, Oktober 2010, eXpresi menghadirkan pameran kreasi topeng “Panji”. Pameran ini diikuti beragam profesi, seperti Seniman Urban, Graphic Designer, Photographer, Model, Aktor, Sutradara, Selebritis, Fashion Designer, Jewelry Designer, Illustrator, Art Director, Jurnalis, dan Creative Group.

    Jadwal Acara:

    TOPENG CERIA

    Kid's Corner

    Workshop Budaya "Untuk si kecil yang selalu pengen tau..."

    13, 14, 17 & 21 Agustus 2010


    Untuk informasi lebih lengkap, anda dapat menghubungi :

    Ditan : 0856 717 8585

    Widy : 021 331 999 89


    Atau klik ke

    www.topengnusantara.com

    Pameran Tunggal Seni Patung “Monumen” dan Peluncuran Buku "Edhi Sunarso: Seniman Pejuang"

    Waktu: 14 – 28 Agustus 2010

    Tempat: Galeri Salihara, Jalan Salihara No 16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan

    Waktu Pameran:

    Senin – Sabtu: 11.00 – 20.00 WIB

    Minggu & Hari Libur Nasional Tutup


    Selain Pameran akan digelar diskusi tentang “Seni Patung, Monumen, dan Ruang Publik” pada Sabtu, 21 Agustus 2010, pukul 16.00 WIB. Diskusi yang menghadirkan pembicara Jim Supangkat dan Yuke Ardhiati itu terbuka untuk umum dan gratis.

    Berikut Sambutan Edhi Sunarto untuk pameran tunggalnya ini:

    Bagi saya tahun ini merupakan waktu yang sangat penting. Seusai menerima penghargaan dari Insitut Seni Indonesia [ISI] Yogyakarta, terasa sekali bahwa tahun 2010 menjadi tahun yang memicu kreativitas saya lebih lanjut, terutama untuk melakukan kerja individu. Di usia saya yang makin bertambah tua, ternyata keberlangsungan kreatif tak pernah pudar. Maka setelah pameran yang saya kerjakan di Jogja Gallery, Yogyakart...a di awal tahun ini, langsung dilanjut ke Salihara di bulan Agustus.



    Dengan dibantu oleh teman-teman yang rata-rata masih muda, saya sangat terbantu. Bagaimana tidak, pada dasarnya sebagai pematung, bukanlah hal yang gampang untuk mewujudkan keinginan mematung dan memamerkannya. Apalagi pada setiap patung-patung yang saya kerjakan memerlukan waktu yang lumayan lama dan harus ditopang dengan pembiayaan yang besar. Sehingga setiap tahun saya hanya mampu mengerjakan beberapa patung individu. Dua pameran yang terselenggara di tahun yang sama ini merupakan anugerah di saat kreativitas saya juga memuncak.



    Patung-patung yang saya sajikan saat ini merupakan sekumpulan karya yang saya kerjakan sejak tahun ‘50an hingga sekarang. Karena pameran tunggal saat ini merupakan pameran yang bersifat kesejarahan baik bagi saya maupun bagi perkembangan seni patung pada umumnya. Dalam pameran ini saya bersama kurator Asikin Hasan memutuskan untuk menyajikan patung-patung figuratif-realis yang secara tematik merupakan bagian dari ide-ide saya mengenai tema sosial, nasionalisme dan perempuan. Di luar karya patung, saya sangat setuju dengan ide kurator mengenai munculnya gagasan untuk menyajikan dokumentasi karya dan sejarah monumen yang pernah saya buat. Semoga dokumen ini menjadi bagian yang penting bagi keberadaan kota maupun negara ini.

    Bersamaan dengan ini pula tak lupa saya sampaikan ucapan terima kasih kepada berbagai pihak. semoga semua yang saya kerjakan mendapat rahmat dan bergulir menjadi wacana bagi semua orang.

    Edhi Sunarso



    Pameran Fotografi 65 Tahun Republik Indonesia “Identitas untuk Semua”


    Waktu: 14 – 23 Agustus 2010

    Tempat: Galeri Cipta III, Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya No. 73, Jakarta Pusat


    Selain pameran fotografi diadakan juga diskusi tentang “Fotografi dan Nasionalisme” pada Rabu, 16 Agustus 2010, pukul 16.30 – 18.00 WIB. Diskusi yang digelar di Galeri Cipta III itu menghadirkan pembicara Asvi Warman Adam (Sejarawan LIP) dan Oscar Motuloh (Kurator Pameran dan Fotografer).

    Pameran Tunggal Agan Harahap “SUPERHISTORY”

    Waktu: 14 Agustus – 14 September 2010

    Tempat: Viviyipartroom, Lot 2-3 The Promenade, Jalan Warung Buncit Raya 98, Pejaten Barat, Jakarta Selatan

    Pameran Foto Anak-Anak Kita di Beranda Terdepan Nusantara

    Waktu: 13 Agustus – 13 September 2010

    Tempat: Galeri Foto Jurnalistik Antara, Jalan Antara 59, Pasar Baru, Jakarta

    Telp. (021) 345-8771 atau www.gfja.org

    Dalam rangka memperingati HUT RI ke-65, Galeri Foto Jurnalistik Antara, Ekspedisi Garis Depan Nusantara, Wanadri, dan Rumah Nusantara menggelar pameran foto bertajuk “Anak-Anak Kita di Beranda Terdepan Nusantara”. Pameran yang dibuka malam ini akan berlangsung hingga 13 September mendatang.

    Jadwal Pameran dan Kegiatan:

    13 Agustus – 13 September 2010, Pukul 10.30 – 20.00 WIB

    (setiap hari kecuali senin & hari libur nasional tutup)
    bravo rossonero

  25. #19
    Tamu Mampir
    Reputation Reputation
    baresi 06's Avatar
    Join Date
    Jun 2010
    Location
    dibawah telapak kaki ibu
    Posts
    1,992
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    5189.5
    Level
    22
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    51.41%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    22
    DIALOG JUMAT (BUDAYA):

    20 Agustus 2010, Pk. 16.00 WIB

    Nara Sumber : Taufik Rahzen, Anhar Gongong, Prof Primadi, Anies Baswedan

    Musik : Blues Kemerdekaan - Harry Pochank


    DIALOG JUMAT (EKONOMI):

    27 Agustus 2010, Pk. 16.00 WIB

    Nara Sumber : Sandiaga Uno, Arifin Panigoro, Sarwoto Atmosutarno, HS Dillon

    Musik : Keroncong Merah Putih

    DIALOG JUMAT (POLITIK & KEAMANAN):

    3 September 2010, Pk. 16.00 WIB

    Nara Sumber : Sarwono Kusumaatmadja, Endriartono Sutarto, Anas Urbaningrum, Erry Ryana Hardjapamekas

    Musik : Ari Julian



    Catatan: Seluruh acara diakhiri dengan buka puasa bersama. Dan semua rangkaian acara tidak dipungut biaya atawa gratis.


    Mythomorphic, Umi Dachlan Exhibition

    Waktu: 13 Agustus – 13 September 2010

    Tempat: Museum Affandi, Jalan Laksda Adisucipto 167, Yogyakarta

    Museum Affandi bekerjasama dengan Selasar Sunaryo Art Space akan mengadakan Pameran Mythomorphic “Umi Dachlan” selama satu bulan. Pameran ini digelar di Galleri III Museum Affandi sepanjang 13 Agustus hingga 13 September 2010, Pukul 09.00 - 16.00 WIB. Pameran tersebut merupakan kelanjutan dari pameran yang telah diselenggarakan sebelumnya oleh Cemara Galeri yang juga bekerjasama dengan Selasar Sunaryo Art Space pada 30 Mei – 14 Juni lalu.



    Pameran Lukisan Karya Taufan Chandranegara

    Waktu: 11 – 19 Agustus 2010

    Tempat: Galeri Cipta II, Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya 73, Jakarta Pusat



    Taufan S. Candranegara adalah seorang seniman multi-talenta. Kali ini Taufan menggelar pameran tunggalnya bertajuk The Shadow. Sebanyak 24 lukisan yang dipamerkan adalah bagian dari perjalanan Taufan di dunia scenografi, yang telah digelutinya dengan intens selama puluhan tahun.



    Pameran Gambar “Recette: Second Taste of Reality” - Sébastien Szczyrk


    Waktu: 10 – 17 Agustus 2010

    Tempat: Alliance Francaise Denpasar, Jalan Raya Puputan I No. 13A, Renon, Denpasar, Bali



    Alliance Française Denpasar bekerjasama dengan Lembaga Indonesia Prancis (LIP) Jogja dan dengan dukungan dari Garuda Indonesia, mengundang Sébastien Szczyrk, seorang seniman visual dari Prancis, untuk unjuk karya seni dan berbagi dengan publik Denpasar dalam bentuk pameran dan workshop.


    Pameran dan Seminar Warisan Budaya Bawah Air



    Waktu: 4-15 Agustus 2010

    Tempat: Museum Nasional, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat

    Pameran dan Seminar ini mengambil tema “Warisan Budaya Bawah Air: Apakah Harus Dilelang?” Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Departemen Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia, Direktorat Peninggalan Bawah Air dan Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Panitia Nasional BMKT dan Museum Nasional.



    Pameran Buku "Codex Code"

    Waktu: 7-21 Agustus 2010

    Tempat: Ruru Gallery, Jl. Tebet Timur Dalam Raya No. 6, Jakarta Selatan

    Inisiator : Wok The Rock. Produser: Agung Kurniawan. Seniman : Aprilia Apsari, Ariela Kristantina, Bambang Toko Witjaksono, Bujangan Urban, Cahyo Basuki Yopi, Grace Samboh, Henry Foundation, Ican Harem, Ika Vantiani, Irwan Ahmett, Jim Allen Abel, Malaikat, Marishka Soekarna, Muhammad Akbar, oomleo, Reza Asung Afisina, S.C.A.N.D.A.L., Uji Handoko, Wimo Ambala Bayang, Wiyoga Muhardanto, Wok The Rock.


    Pameran Tunggal Laksmi Shitaresmi “Kocap Kacarita”

    Waktu: 3-16 Agustus 2010

    Senin-Jumat pkl 10.00-19.00 WIB

    Sabtu-Minggu pkl 10.00-14.00 WIB

    Tempat: Nadi Gallery, Jalan Kembang Indah III Blok G3 No. 4-5, Puri Indah, Jakarta

    Telepon: (021) 581-8129

    Kurator: Enin Supriyanto


    Pameran Tunggal Nurhidayat "Image Dévorante"

    Waktu: 5-19 Agustus 2010

    Tempat: Semarang Gallery, Jakarta Art District, Mall Grand Indonesia, Jalan M.H. Thamrin No.1, Jakarta


    Pameran Tunggal Yunizar "Flowers From Yunizar"

    Waktu: 30 Juli-30 Agustus 2010

    Tempat: Galeri Soemardja, Jalan Ganesha 10, Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat

    Pelukis Yunizar kembali menggelar pameran tunggal. Kali ini, perupa anggota Kelompok Jendela Yogyakarta itu berpameran di Galeri Soemardja, Bandung, Jawa Barat, dengan menampilkan tema tentang bunga. Bentuknya naif dan beraroma psikedelik.
    bravo rossonero

  26. #20
    Tamu Mampir
    Reputation Reputation
    baresi 06's Avatar
    Join Date
    Jun 2010
    Location
    dibawah telapak kaki ibu
    Posts
    1,992
    Post Thanks / Like
    vBActivity - Stats
    Points
    5189.5
    Level
    22
    vBActivity - Bars
    Lv. Percent
    51.41%
    Weekly Activity
    2.33%
    Achievements 1000 Posts! 500 Posts! 200 Posts!
    Rep Power
    22
    Bentara Budaya Jakarta Putar Film-Film Iran

    Waktu: 24 – 25 Agustus 2010

    Tempat: Bentara Budaya Jakarta, Jalan Palmerah Selatan 17, Jakarta Pusat

    Telp.: (021) 5483008, 5490666 ext. 7910-7915

    www.bentarabudaya.com

    Iran tergolong negara paling maju dalam perfilman di kawasan Timur Tengah dengan sederet nama sutradara terkemuka yang diakui dunia. Film-film yang disajikan bulan ini berkisah tentang kehidupan sehari-hari dengan kisah-kisah yang amat sederhana namun amat manusiawi.

    Hari pertama pemutaran akan disemarakkan dengan ulasan dan diskusi bersama dua pengamat film, yaitu Ekky Imanjaya, yang baru saja menulis sebuah buku tentang film-film Iran, dan Lalu Roisamri.

    Jadwal pemutaran :

    Selasa, 24 Agustus 2010:

    Jam 14.00 Stray Dogs

    Jam 16.00 Buddha Collapsed Out of Shame

    Jam 19.00 Diskusi bersama Ekky Imanjaya dan Lalu Roisamri

    Jam 20.00 The White Balloon



    Rabu, 25 Agustus 2010

    Jam 14.00 Border Cafe

    Jam 16.00 The Father

    Jam 19.00 The Fish Fall On Love


    Pameran Tunggal Muhamad 'UCUP" Yusuf “AKU DAN YOU”



    Waktu: 24 Agustus – 14 September 2010

    Tempat: Tembi Contemporary, Jalan Parangtritis Km 8,5, Tembi, Yogyakarta



    Jam Buka Tembi Contemporary:



    Selasa – Sabtu: 10.00 – 18.00 WIB

    Minggu: 11.00-17.00 WIB

    Hari Senin dan Hari Libur Nasional TUTUP



    Dialog Budaya & Gelar Seni “YogyaSemesta" Seri-35



    Waktu: 24 Agustus 2010, Pukul 19.30 – 22.00 WIB

    Tempat: Bangsal Kepatihan, Danurejan, Yogyakarta



    Topik: Makna Sufistik Kepemimpinan Jawa & Islam, Relevansinya Bagi Kepemimpinan Bangsa



    Narasumber:

    1. Cak Kuswaedi Syafi’ie, MAg, Dosen Tasawuf Universitas Islam Indonesia

    2. K.H. Syarif Mashur Ridlo, SE, Pengasuh Pondok Pesantren “Sultan Agung”,

    Sleman

    3. Eva Imania Eliasa, MPd, Dosen Psikologi Pendidikan & Bimbingan Univeritas Negeri Yogyakarta

    4. KH. Abdul Muhaimin, Koordinator FPUB



    Moderator: K.A.W. Wibbie Maharddhika, SFil, Pengasuh Ashabul Cafe



    Pameran Batik Jawa Barat

    Waktu: 24 Agustus 2010

    Tempat: Plasa Pameran Industri Gd. Kementrian RI, Jalan Gatot Subroto Kav. 52-53, Jakarta Selatan

    Dibuka pukul 10.00 WIB

    Pameran Tunggal Seni Rupa Karya Stephan Max Reinhold “Visual Spa”


    Waktu: 23 Agustus – 9 September 2010

    Tempat: Hanna Art Space, Jalan Raya Pengosekan, Ubud, Bali (Pompa Bensin Area)

    Pameran Tunggal Seni Patung Karya Edhi Sunarso “Monumen”



    Waktu: 14-28 Agustus 2010

    Tempat: Galeri Salihara, Jalan Salihara No 16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan



    Waktu Pameran: Senin-Sabtu pkl 11.00-20.00 WIB, Minggu & Hari Libur Nasional Tutup


    Pameran Bersama “EVENING MEMORIES”



    Waktu: 21 – 28 Agustus 2010

    Tempat: Galeri Padi, Dago 329, Bandung, Jawa Barat, Indonesia



    Evening Memories adalah sebuah ruang yang merekam, mendeskontruksi, merakit, menciptakan sebuah konsep berkaitan dengan pengalaman estetis yang pernah dialami ketika senja mencari pembaringannya.



    Seniman yang berpameran, antara lain, Aditya Tirtakusuma, Anis Anissa Maryam, Aulia Vidyarini, Ayu Fajar Wijaya, Cantika Clarinta, Chiquita Clarissa, Femi Runia, Ical Disemutin, Idham Rahmanarto, Ila Schaffer, Inne Rachmawati, Lintang Ramdhani, Philo Disemutin, Tampan Destawan Subagyo, dan Widi Benang


    Pameran Seni Rupa Visual Karya Stefan Buana “Mental Gerilya”


    Waktu: 17 Agustus – 17 September 2010

    Tempat: Tonyraka Art Gallery, Jalan Raya Mas No. 86, Ubud, Bali





    Pameran Tunggal I Made Arya Palguna "REVELATION"


    Waktu: 17 – 27 Agustus 2010

    Tempat: Tony Raka Art Gallery, Jalan Raya Mas 86, Ubud, Bali



    Pameran Foto Anak-Anak Kita di Beranda Terdepan Nusantara



    Waktu: 13 Agustus-13 September 2010 pukul 10.30-20.00

    Tempat: Galeri Foto Jurnalistik Antara, Jalan Antara 59, Pasar Baru, Jakarta

    Telp. (021) 345-8771 atau www.gfja.org



    Dalam rangka memperingati HUT RI ke-65, Galeri Foto Jurnalistik Antara, Ekspedisi Garis Depan Nusantara, Wanadri, dan Rumah Nusantara menggelar pameran foto bertajuk “Anak-Anak Kita di Beranda Terdepan Nusantara”. Pameran yang dibuka malam ini akan berlangsung hingga 13 September mendatang.


    Acara:

    27 Agustus pkl 16.00 - Dialog Jumat (Ekonomi). Nara Sumber: Sandiaga Uno, Arifin Panigoro, Sarwoto Atmosutarno, HS Dillon. Musik: Keroncong Merah Putih



    3 September pkl 16.00 - Dialog Jumat (Politik & Keamanan). Nara Sumber: Sarwono Kusumaatmadja, Endriartono Sutarto, Anas Urbaningrum, Erry Ryana Hardjapamekas. Musik: Ari Julian



    Seluruh acara diakhiri dengan buka puasa bersama. Dan semua rangkaian acara tidak dipungut biaya atau gratis.



    Pameran “JOGJA KOTA REVOLUSI”



    Waktu: 18 Agustus – 19 September 2010

    Tempat: Jogja Gallery, Jalan Pekapalan, Alun-alun Utara, Yogyakarta



    Pameran ini menampilkan Foto Peristiwa, Film Dokumenter, dan Benda Kenangan sepanjang 1945-1950 di Yogyakarta.



    Pameran buka setiap Selasa – Minggu, pukul 09.00 – 21.00 WIB

    Informasi dan kontak selanjutnya, silakan hubungi: JOGJA GALLERY



    Pameran Fotografi “Jugun Ianfu” Karya Jan Banning dan Hilde Janssen



    Waktu: 12 Agustus-23 September 2010

    Tempat: Erasmus Huis, Jalan H.R. Rasuna Said Kav. S-3, Kuningan, Jakarta Selatan



    Pameran Tunggal Agan Harahap “Superhistory”


    Waktu: 14 Agustus – 14 September 2010

    Tempat: Viviyipartroom, Lot 2-3 The Promenade, Jalan Warung Buncit Raya 98, Pejaten Barat, Jakarta Selatan



    Pameran Mengenang Perupa Umi Dachlan “Mythomorphic”



    Waktu: 13 Agustus – 13 September 2010

    Tempat: Museum Affandi, Jalan Laksda Adisucipto 167, Yogyakarta



    Museum Affandi bekerja sama dengan Selasar Sunaryo Art Space akan mengadakan Pameran Mythomorphic “Umi Dachlan” selama satu bulan. Pameran ini digelar di Galleri III Museum Affandi sepanjang 13 Agustus hingga 13 September 2010, Pukul 09.00 - 16.00 WIB. Pameran tersebut merupakan kelanjutan dari pameran yang telah diselenggarakan sebelumnya oleh Cemara Galeri yang juga bekerjasama dengan Selasar Sunaryo Art Space pada 30 Mei – 14 Juni lalu.



    Pameran Tunggal Yunizar "Flowers From Yunizar"



    Waktu: 30 Juli-30 Agustus 2010

    Tempat: Galeri Soemardja, Jalan Ganesha 10, Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat



    Pelukis Yunizar kembali menggelar pameran tunggal. Kali ini, perupa anggota Kelompok Jendela Yogyakarta itu berpameran di Galeri Soemardja, Bandung, Jawa Barat, dengan menampilkan tema tentang bunga. Bentuknya naif dan beraroma psikedelik.
    bravo rossonero

+ Reply to Thread
Page 1 of 2 1 2 LastLast

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

     

Similar Threads

  1. 10 Buah yang Aman Dikonsumsi Setiap Hari
    By baresi 06 in forum KULINER
    Replies: 2
    Last Post: 28-02-2012, 21:32
  2. Replies: 29
    Last Post: 23-07-2011, 00:29
  3. DKI Gelar Operasi Yustisi Mulai Hari Ini
    By baresi 06 in forum BEHA NASIONAL
    Replies: 0
    Last Post: 15-07-2010, 08:25
  4. Kursus Bikin Film dalam Dua Hari Saja?
    By baresi 06 in forum FILM
    Replies: 1
    Last Post: 13-06-2010, 00:02
  5. Hari Lingkungan Hidup 5 Juni 2010
    By Sudirman in forum CAFE HIJAU
    Replies: 3
    Last Post: 06-06-2010, 18:34

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts